Milan Terseok di Florencia, Dua Poin Hilang, Alarm Menyala

edisiana.com – Awal 2026 sama sekali bukan milik Milan. Rossoneri kembali tersandung. Dua poin lagi menguap, kali ini di Artemio Franchi, markas Fiorentina yang ironisnya datang sebagai tim peringkat kedua dari bawah klasemen.

Malam Ahad, 11 Januari 2025, seharusnya menjadi panggung penebusan. Apalagi Inter sudah lebih dulu membuka pintu.

Nerazzurri gagal menang di laga terpenting Italia kontra Napoli, hanya bermain imbang 2-2. Kesempatan emas bagi Milan—bahkan peluang bagi rival sekota untuk menyalip—jika mereka mampu menundukkan tuan rumah.

BACA JUGA:  Inter Milan Bungkam Slavia Praha 3-0 di Liga Champions

Namun sepak bola selalu kejam.
Fiorentina justru menghantam lebih dulu pada menit ke-66. Dari situasi sepak pojok, Albert Gudmundsson mengirim bola ke jantung pertahanan.

Pietro Comuzzo muncul tanpa kawalan dan menyundul dari jarak sangat dekat. Bola mengarah ke sudut kanan bawah. Gol. Franchi meledak. Milan terpaku.

Rossoneri terombang-ambing, waktu terus berjalan, dan kekalahan mulai terasa nyata. Hingga detik-detik terakhir. Menit ke-90, penyelamat datang.

BACA JUGA:  Rayo Bangkit Spektakuler,  Lech Poznan Puncaki Klasemen Konferensi

Christopher Nkunku menusuk ruang kosong, menerima umpan terobosan Youssouf Fofana, dan menyamakan kedudukan. Gol yang lebih terasa seperti napas terakhir daripada kebangkitan.
Milan selamat. Tapi hanya itu.

Bahkan mereka beruntung tidak pulang dengan tangan hampa. Fiorentina masih memiliki dua peluang emas di menit-menit akhir untuk menghabisi tamunya.

Skor akhir 1-1. Dua poin hilang. Pertanyaan besar tetap menggantung: ke mana arah Milan di awal tahun ini?(maq)