edisiana.com – Bodo/Glimt gagal membuat kejutan di Allianz Arena. Klub asal Norwegia itu harus mengakui keperkasaan Bayern Munich setelah dibantai lima gol tanpa balas dalam laga Liga Champions.
Kemenangan tersebut menjadi start meyakinkan bagi pasukan Vincent Kompany. Meski demikian, Bayern sempat dibuat frustrasi pada babak pertama.
Bodo/Glimt tampil disiplin dan memberikan perlawanan sengit sehingga tuan rumah kesulitan membuka keunggulan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada awal babak kedua. Jamal Musiala memanfaatkan bola hasil pantulan tembakan Harry Kane untuk membawa Bayern unggul.
Kane kemudian ikut mencatatkan namanya di papan skor. Kapten Timnas Inggris itu mencetak gol melalui sundulan memanfaatkan tendangan bebas. Gol tersebut menjadi gol ke-55 Kane di Liga Champions dari 71 penampilannya.
Bodo/Glimt sejatinya jarang memberikan ancaman berarti ke pertahanan Bayern. Namun, pada pertengahan babak kedua, Andreas Helmersen nyaris menciptakan gol spektakuler.
Melihat Manuel Neuer keluar cukup jauh dari garis gawang, Helmersen mencoba melepaskan tendangan lob dari tengah lapangan.
Sayang, bola justru melambung tipis di atas mistar gawang. Bayern kemudian semakin menggila. Alphonso Davies mencetak gol ketiga melalui sepakan keras dari tepi kotak penalti yang menghujam gawang Bodo/Glimt.
Michael Olise tak mau ketinggalan. Pemain asal Prancis tersebut memperlebar keunggulan Bayern lewat penyelesaian apik ke sudut atas gawang.
Olise kembali mencetak gol pada masa tambahan waktu sekaligus melengkapi pesta lima gol Bayern.
Petaka bagi Bodo/Glimt semakin lengkap setelah Odin Bjortuft menerima kartu merah pada menit ke-87. Ia diusir dari lapangan setelah melakukan pelanggaran terhadap Olise.
Bayern pun menutup laga dengan kemenangan telak 5-0. Sebuah pernyataan tegas dari Die Roten pada awal perjalanan mereka di Liga Champions.(maq)











