Messi Bidik Semifinal, Scolani Otak-Atik Pemain

Messi menangis mengingat gagal melakukan eksekusi pinalti untuk Argentina. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Argentina kembali berada di ambang pencapaian besar. Juara dunia itu bertekad melanjutkan langkah ke semifinal saat menghadapi Swiss pada babak perempat final Piala Dunia, Minggu (08.00 WIB), di Stadion Arrowhead, Kansas City, Amerika Serikat.

Pertandingan tersebut memiliki arti tersendiri bagi La Albiceleste. Kansas City merupakan kota yang dipilih timnas Argentina sebagai markas selama turnamen berlangsung. Dukungan besar dari para suporter diyakini menjadi tambahan motivasi bagi skuad asuhan Lionel Scaloni.

Sorotan utama kembali tertuju kepada Lionel Messi. Meski kini telah berusia 39 tahun, sang kapten dinilai masih tampil di level tertinggi.

BACA JUGA:  Habis Energi, Jurgen Klopp Ingin Berhenti dari Liverpool

Melansir MD, pelatih Spanyol Luis de la Fuente bahkan menyebut Messi bermain layaknya pesepak bola berusia 19 tahun.

Performa Messi memang belum sepenuhnya sempurna. Dia gagal mengeksekusi dua penalti, masing-masing saat menghadapi Austria di fase grup dan Mesir pada babak 16 besar.

Namun, kegagalan tersebut tidak memengaruhi kontribusinya. Terutama saat melawan Mesir, Messi menjadi motor kebangkitan Argentina hingga memastikan kemenangan dramatis.

Menghadapi Swiss, Scaloni diperkirakan tetap mempertahankan sebelas pemain utama. Meski demikian, ia berpeluang melakukan perubahan tetap terbuka.

BACA JUGA:  Dua Gol Sundulan Koundé Menjaga Mimpi Barca

Rodrigo De Paul dan Alexis Mac Allister belum menunjukkan performa terbaik sepanjang turnamen. Nicolás González berpeluang menggantikan salah satu dari keduanya untuk menambah daya gedor lini tengah maupun sektor sayap.

Di lini belakang, Nahuel Molina juga belum tampil meyakinkan sehingga Gonzalo Montiel bisa menjadi opsi sebagai starter. Sementara di lini depan, Julián Álvarez yang belum menemukan ketajamannya berpotensi digantikan Lautaro Martínez sejak menit pertama.

Dengan pengalaman dan kualitas yang dimiliki Messi, Argentina optimistis mampu melewati hadangan Swiss. Kemenangan akan membawa La Albiceleste selangkah lebih dekat untuk kembali mewujudkan mimpi meraih gelar juara dunia.(maq)