edisiana.com – Penantian panjang Danny Welbeck akhirnya berbuah manis. Untuk pertama kalinya dalam kariernya, penyerang berusia 34 tahun itu mencetak dua digit gol dalam satu musim Liga Primer, lewat gol penaltinya dalam kemenangan 2-0 Brighton atas Wolves, Sabtu lalu.
Gol tersebut menjadi momen istimewa dalam karier Welbeck yang telah dimulai sejak ia mencetak gol debut untuk Manchester United pada usia 17 tahun, November 2008.
Kini, di masa senja kariernya, ia justru bersinar bersama Brighton & Hove Albion dan berperan penting dalam upaya klub mengamankan tiket ke kompetisi Eropa, dengan hanya dua laga tersisa musim ini.
“Ini tonggak sejarah yang bagus – dan saya merasa ini bisa lebih dari itu. Saya ingin terus berkembang. Kami masih punya dua pertandingan lagi dan mudah-mudahan saya bisa mencetak lebih banyak gol,” ujar Welbeck seperti dikutip dari BBC pada Ahad ini.
Karier mantan pemain Manchester United, Arsenal, dan Watford ini memang sering dihantui cedera. Namun sejak bergabung dengan Brighton, ia menunjukkan konsistensi baru.
Untuk pertama kalinya, Welbeck mencatatkan 29 penampilan dalam tiga musim Liga Primer berturut-turut, yang membantunya mencapai 10 gol musim ini—rekor pribadi di kompetisi liga.
Satu gol tambahan akan menyamakan pencapaian terbaiknya dalam semusim di semua kompetisi, yakni 12 gol saat membela Manchester United pada musim 2011–2012.
Manajer Brighton, Fabian Hürzeler, memberi pujian khusus kepadanya. “Danny adalah karakter istimewa, panutan luar biasa bagi semua orang, terutama pemain muda, baik di dalam maupun luar lapangan,” ucapnya.
“Selain itu, dia adalah pencetak gol yang hebat. Saya sangat senang dia memiliki rekor ini,” tutup Hürzeler.(maq)
