edisiana.com – Persib Bandung kembali menunjukkan taringnya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu malam ini, dengan kemenangan tipis namun penuh karakter 1–0 atas Bangkok United dalam laga Champions yang sarat tensi.
Sejak peluit pertama, Maung Bandung langsung tampil seperti tuan rumah yang sesungguhnya: agresif, menekan, dan tak memberi ruang bernapas bagi tim tamu.
Tekanan bertubi-tubi itu langsung membuahkan hasil cepat—baru lima menit berjalan, Persib mendapat hadiah penalti setelah pemain mereka dijatuhkan di kotak terlarang.
Namun, ketika stadion bersiap meledak, Uilliam justru gagal memecah kebuntuan. Tendangan penaltinya berhasil dibaca dan ditepis gemilang oleh Khammai, kiper Bangkok United yang tampil bak tembok baja.
Tapi Bojan Hodak bukan tipe pelatih yang membiarkan kegagalan merusak rencana. Persib terus mengalirkan serangan dari segala sisi, memaksa Bangkok United berkeringat dingin.
Dan tepat di detik-detik terakhir babak pertama, Ramon De Andrade Souza hadir sebagai pahlawan. Sepakan klinisnya menghujam gawang lawan, memecah kebuntuan, dan mengirim stadion bergemuruh.
Babak kedua berjalan dengan tensi berbeda. Bangkok United mulai keluar dari tekanan, mencoba menantang dominasi tuan rumah.
Mereka sesekali menemukan ritme, tapi tak pernah benar-benar mampu menciptakan ancaman berarti.
Memasuki menit ke-70, kedua pelatih melakukan rotasi untuk menyegarkan permainan. Namun pergantian itu tak mengubah banyak hal.
Persib tetap solid, Bangkok United tetap kesulitan, dan waktu terus menggerus hingga peluit panjang berbunyi.
Di akhir laga, skor 1–0 cukup untuk mengirim pesan: Maung Bandung bukan hanya menang, tapi menunjukkan mentalitas besar di panggung Champions. Sebuah kemenangan tipis, tapi terasa seberarti kemenangan besar.(maq)











