edisiana.com – Kendati sudah memastikan gelar Scudetto pada pekan lalu, Inter Milan belum mengendurkan permainan. Tim asuhan Christian Chivu tetap tampil agresif dan sukses membungkam Lazio dengan skor telak 3-0 pada Sabtu malam.
Sejak menit awal, Nerazzurri langsung menekan pertahanan tuan rumah. Peluang pertama hadir melalui Andy Diouf.
Namun, tembakannya dari tengah kotak penalti masih mampu diblok lini belakang Lazio.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit keenam. Kapten Inter, Lautaro Martínez, sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah melepaskan tembakan akurat ke sudut kiri bawah gawang.
Inter terus mendominasi permainan. Nicolò Barella sempat mencoba peruntungan lewat tendangan bebas langsung. Sayang, bola masih melenceng tipis dari sudut kiri atas gawang.
Keunggulan Inter bertambah lewat aksi Petar Sučić. Gelandang muda tersebut mencetak gol indah melalui tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut kiri atas. Gol itu lahir setelah menerima umpan matang dari Lautaro.
Memasuki babak kedua, Inter tidak menurunkan intensitas serangan meski telah unggul dua gol.
Yann Bisseck memperoleh peluang dari sisi kanan kotak penalti. Akan tetapi, penjaga gawang Lazio, Edoardo Motta, masih mampu melakukan penyelamatan.
Hal serupa terjadi saat Carlos Augusto melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Motta kembali tampil sigap di bawah mistar.
Petaka bagi Lazio datang setelah Alessio Romagnoli diganjar kartu merah usai VAR menilai dirinya melakukan pelanggaran keras.
Unggul jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh Inter. Henrikh Mkhitaryan mencetak gol ketiga melalui penyelesaian ke bagian atas tengah gawang setelah menerima assist dari Ange-Yoan Bonny.
Menjelang laga usai, Lazio sebenarnya memiliki peluang emas melalui Boulaye Dia. Namun, tendangan kaki kanannya dari luar kotak penalti masih mampu diamankan kiper Inter, Josep Martínez.(maq)
