De Bruyne Taklukkan Kawan Sekampungnya

Kevin De Bruyne merayakan golnya dengan menyapa fans Manchester City. Foto: Daylimail

edisiana.com – Duel Real Madrid berjalan seru dan menegangkan. De Bruyne akhirnya mampu menaklukkan kawan sekampung Thibaut Courtois untuk membalas gol Vinicius.

Manchester City mengambil kendali permainan di leg pertama di Bernabeu. Tim besutan Pep Guardiola ini mendominasi penguasaan bola dan mengepung tuan rumah dengan tekanan.

Tapi pertahanan Madrid yang dalam, menampilkan Antonio Rudiger menggantikan Eder Militao yang diskors, sebagian besar mampu membatasi City menjadi setengah peluang.

De Bruyne dan Rodri sama-sama menguji Courtois dari jarak jauh. sementara pencetak gol terbanyak Liga Premier Erling Haaland gagal memaksimalkan pandangannya yang terbatas.

Kemudian dengan satu-satunya tembakan dari Vinicius di babak pertama, Madrid unggul. Bermula dari Eduardo Camavinga melaju ke depan dan memberikan ke Vinicius.

Pemain Brasil itu lalu membawa bola ke kaki kanannya dan melepaskan tendangan tak terbendung melewati Ederson dari jarak hampir 30 yard.

Sementara City yang menguasai bola di babak pertama dengan hampir 70 persen, defisit City hampir berlipat ganda. Saat Madrid terus menunjukkan ancaman serangan mereka.

Karim Benzema nyaris mencetak gol ke-21 Liga Champions melawan lawan Inggris dengan tembakan kaki kiri yang melewati mistar.

Pertandingan makin keras. Sejumlah pemain mendapat kartu kuning. Di antaranya, Vinicius, Toni Kroos, Ilkay Gundogan dan Bernardo Silva.

Namun City tidak menyerah menghadapi tekanan dari raja-raja Eropa. Pada menit ke-67, Rodri dengan krusial mencegat umpan dari Camavinga jauh di dalam area pertahanan Madrid.

Ilkay Gundogan memberikan bola kepada De Bruyne. Gelandang Belgia itu menundukkan rekan senegeranya Courtois untuk menyamakan kedudukan.

Madrid kembali memberi ancaman kepada The Sky Blue. Namun Ederson menghasilkan penyelamatan yang bagus untuk mencegah sundulan dari Benzema.

Dengan hasil imbang ini menurut ESPN, City memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di semua kompetisi menjadi 21 pertandingan.(maq)

Exit mobile version