edisiana.com – Chelsea mengesankan. Menang 3-4 di kandang Tottenham Hotspur walau sempat ketinggalan dua gol. Dan tendangan panenka Cole Palmer membuat luka Spurs karena memastikan kemenangan The Blues.
Spurs mendominasi proses awal dengan awal yang sulit di Stadion Tottenham Hotspur. Solanke mencetak gol pembuka dalam waktu lima menit setelah Brennan Johnson memanfaatkan kesalahan Marc Cucurella.
Cucurella terpeleset lagi enam menit kemudian untuk memungkinkan Kulusevski melewati pertahanan Chelsea dan menyelesaikannya di tiang dekat Robert Sanchez.
Itu isyarat bagi Cucurella untuk mengganti sepatunya, setelah berjuang untuk tetap berdiri dengan mengorbankan banyak hal bagi timnya.
Momentum berangsur-angsur mulai berubah. Pemain sayap Chelsea Sancho menggiring bola melewati Pedro Porro dan Radu Dragusin sebelum melepaskan tembakan mendatar yang luar biasa ke tiang kanan.
Kebangkitan sedang berlangsung, tetapi Chelsea berhasil lolos ketika sundulan Pape Matar Sarr dari tendangan sudut membentur mistar.
Di babak kedua terjadi di tengah serentetan cedera yang dialami Tottenham. Mereka kehilangan bek kunci Cristian Romero dan Micky van de Ven.
Leduanya baru saja kembali untuk pertandingan penting ini tetapi tidak bisa bertahan dan pemain sayap Johnson.
Palmer mendapat keuntungan ketika pertahanan Spurs kehilangan fokus. Penyerang Inggris itu mengkonversi penalti pertamanya tepat setelah satu jam laga berjalan.
Yves Bissouma menjatuhkan Moises Caicedo dengan sepakan kerasnya, dan penalti kedua dimenangkan oleh Palmer saat Sarr mendorongnya dengan sia-sia.
Penyelesaian apik Palmer dari tendangan penalti kedua itu memberi garam pada luka Spurs.
Melansir BBC pada hari ini, kemenangan Chelsea membuat mereka hanya tertinggal empat poin dari pemimpin Liga Premier Liverpool. Pertandingan melawan Everton pada hari Sabtu ditunda karena Badai Darragh.(maq)











