Perjuangan Ronaldo di Final Nations League Berbuah Manis

Ronaldo melepaskan kebahagiaan usai Portugal menang atas Spanyol. Dalam final Nations League ini CR7 dalam keadaan cedera tapi ia memaksakan main. Foto: via MetroSports

edisiana.com – Cristiano Ronaldo menunjukkan semangat juang luar biasa di final UEFA Nations League. Meskipun mengalami cedera, bintang Portugal itu memaksakan diri untuk bermain dan berhasil mencetak gol penting yang membantu negaranya menjadi juara.

Bermain di usia 40 tahun, Ronaldo turun sebagai starter di Allianz Arena pada laga final melawan Spanyol. Ia mencetak gol penyama kedudukan untuk Portugal pada menit ke-61, setelah Spanyol dua kali unggul terlebih dahulu. Sayangnya, menjelang akhir waktu normal, ia mengalami cedera dan harus digantikan oleh Goncalo Ramos.

Ronaldo hanya bisa menyaksikan perjuangan rekan-rekannya di babak perpanjangan waktu yang berakhir tanpa gol. Laga pun berlanjut ke adu penalti. Portugal akhirnya keluar sebagai juara setelah berhasil mencetak lima gol penalti, sementara penendang Spanyol, Alvaro Morata, gagal menuntaskan tugasnya.

Menariknya, Ronaldo mengungkapkan bahwa cedera yang ia alami bukan terjadi selama pertandingan, melainkan sudah dirasakannya sejak pemanasan.

BACA JUGA:  Patah Kaki, Pemain Liverpool Absen Panjang

“Saya sudah merasakannya saat pemanasan, bahkan sebelumnya. Tapi untuk tim nasional, kalau saya harus mematahkan kaki pun, saya akan melakukannya,” ungkap mantan pemain Real Madrid itu dikutip dari MetroSports pada hari ini.

“Ini adalah laga final, ini tentang gelar. Saya harus bermain dan memberikan segalanya. Saya berjuang sekuat tenaga dan membantu dengan satu gol,” tambahnya.

Perjuangan dan pengorbanan Ronaldo pun tidak sia-sia. Ia menutup laga final dengan sebuah kontribusi penting dan sebuah gelar juara, menegaskan statusnya sebagai legenda sepak bola Portugal.(maq)