edisiana.com – Vincent Kompany mengungkapkan bahwa hal pertama yang ia inginkan setelah membawa Bayern Munich menjuarai Bundesliga adalah tidur malam yang nyenyak.
Pelatih asal Belgia itu memimpin Bayern meraih gelar liga dengan dua pertandingan tersisa di musim ini, dalam musim debutnya sebagai pelatih klub.
Dalam wawancara dengan media klub, Kompany mengakui bahwa tekanan konstan sepanjang musim membuatnya kesulitan menikmati hal-hal sederhana dalam hidup.
“Tidur. Benar-benar tidur,” ujar Kompany seperti dilansir ESPN pada Jumat, 9 Mei 2025.
“Anda terus-menerus berada di bawah tekanan untuk pertandingan berikutnya. Anda meraih sesuatu, tetapi kemudian langsung harus mulai membangun untuk pencapaian berikutnya,” tambahnya.
Musim ini bukanlah perjalanan mudah bagi Bayern dan Kompany. Mereka mendapat perlawanan sengit dari Bayer Leverkusen, sang juara bertahan, yang juga menyingkirkan Bayern dari ajang Piala Jerman.
Di kancah Eropa, Bayern harus tersingkir di perempat final Liga Champions setelah dikalahkan Inter Milan.
“Kadang-kadang Anda punya waktu bersama keluarga selama musim berjalan, tapi pikiran Anda selalu berada di tempat lain,” tambahnya.
“Sekarang, dalam beberapa minggu ke depan, saya akan mencoba meninggalkan semua tekanan itu. Tapi Anda hanya bisa melakukannya setelah menang,” sambung mantan bek Manchester City itu.
Bagi Kompany, gelar ini menjadi penanda awal yang kuat dalam karier kepelatihannya di level tertinggi, sekaligus memberi harapan baru bagi Bayern yang sempat goyah musim lalu.(maq)











