edisiana.com – Derby della Madonnina kembali menghadirkan drama. Pada Minggu malam yang panas di Milan, Rossoneri keluar sebagai pemenang setelah menaklukkan rival sekota Inter dengan skor tipis 1-0.
Gol tunggal Pervis Estupinan menjadi pembeda, sekaligus menjaga harapan Milan dalam perburuan gelar Serie A dengan memangkas jarak menjadi tujuh poin dari puncak klasemen.
Momen penentu datang 10 menit sebelum turun minum. Estupinan muncul sebagai pahlawan setelah memanfaatkan umpan luar biasa dari Youssouf Fofana.
Bek sayap asal Ekuador itu menerima bola dengan baik sebelum melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan kiper Inter.
Gol tersebut terasa semakin menyakitkan bagi Nerazzurri karena datang hanya beberapa saat setelah mereka menyia- nyiakan peluang emas.
Henrikh Mkhitaryan melakukan penetrasi dari lini tengah ke dalam kotak penalti, namun penyelesaiannya terlalu mudah dan langsung mengarah ke pelukan penjaga gawang Milan.
Memasuki babak kedua, Milan langsung menekan. Fofana hampir menggandakan keunggulan Rossoneri lewat percobaan jarak dekat, tetapi upayanya berhasil digagalkan oleh penyelamatan penting dari kiper Inter.
Inter sempat mendapatkan kesempatan besar untuk menyamakan skor. Federico Dimarco menemukan ruang di dalam kotak penalti dalam posisi yang sangat menjanjikan, namun tendangannya justru melambung jauh di atas mistar.
Di menit-menit akhir, tekanan Inter semakin meningkat.Serangan demi serangan dilancarkan ke pertahanan Milan, tetapi disiplin lini belakang Rossoneri membuat mereka mampu bertahan hingga peluit akhir berbunyi.
Kemenangan ini terasa sangat penting bagi Milan. Selain menjaga asa dalam perburuan Scudetto, hasil tersebut juga memutus rentetan delapan kemenangan beruntun Inter.
Lebih dari itu, melansir BBC, ini menjadi kekalahan pertama Nerazzurri sejak terakhir kali mereka juga tumbang dari Milan di liga pada bulan November lalu.(maq)
