60 Pelaku Usaha Saksikan Peluncuran Program MANTAB di BP Batam

Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengalami Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam Fary Francis saat peluncuran program Mantab. Foto: Humas

edisiana.com – BP Batam resmi meluncurkan program Manajemen Talenta Batam (MANTAB) dalam sebuah seremoni di Balairung Sari, Senin, 8 Desember. Tak kurang dari 60 pelaku usaha dari berbagai asosiasi industri hadir langsung untuk menyaksikan inovasi yang digagas demi menjawab kebutuhan talenta di kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas tersebut.

Program MANTAB sebelumnya telah diperkenalkan kepada civitas akademika Politeknik Negeri Batam pada Agustus lalu. Kini, cakupannya diperluas, menjangkau lebih banyak pemangku kepentingan mulai dari industri hingga dunia pendidikan.

Acara peluncuran turut dihadiri Direktur Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing Kemnaker RI Rendra Setiawan, COO IDSurvey Andry Tanudjaja, jajaran FKPD Provinsi Kepri dan Kota Batam, pimpinan redaksi media, serta mahasiswa dari berbagai kampus di Batam.

BACA JUGA:  Inilah Tujuh Program Prioritas Walikota dan Wakil Walikota Batam

Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam Fary Francis dalam laporannya menegaskan bahwa Batam berada dalam momentum pertumbuhan yang sangat positif.

Nilai investasi triwulan III 2025 tercatat menembus Rp54,7 triliun. Lebih dari 1.700 perusahaan aktif bergerak di sektor manufaktur, logistik, hingga teknologi.

BPS Kota Batam mencatat, pertumbuhan ekonomi daerah ini hingga triwulan III 2025 mencapai 6,89 persen, mendekati target BP Batam sebesar 7 persen.

BACA JUGA:  Nike Terus Alami Penurunan: Laba Anjlok 44 Persen, Penjualan Global Turun 10 Persen

Namun di sisi lain, tantangan masih terasa pada tingginya angka pengangguran terbuka yang mencapai lebih dari 50.000 orang atau 7,68 persen—di atas rata-rata nasional.

“Hari ini kita menjawab tantangan itu dengan cara yang berbeda melalui platform MANTAB. Ini bukan sekadar pelatihan atau sertifikasi, tetapi manajemen ekosistem talenta,” ujar Fary.

Ia menjelaskan, implementasi MANTAB akan berjalan bertahap. Dimulai dari penyelarasan database tenaga kerja mahasiswa vokasi, dilanjutkan sertifikasi kompetensi, job matching, hingga pembentukan creative hub.

BACA JUGA:  Samsung S24 Lebih Menggoda, Sudah AI Terbaru, Lebih Canggih

“Kami ingin Batam tidak hanya dikenal sebagai kawasan industri, pelabuhan, dan kemudahan berusaha, tetapi juga karena kualitas sumber daya manusianya,” tutup Fary.(*)