Rahasia Moncer Kane di Munich dengan Resep Cappucino

Harry Kane tetap mengenakan jersey baru di Bayern Munich. Foto: Daylimail

edisiana.com – Bos Bayern Munich  Thomas Tuchel telah mengungkapkan rahasia kesuksesan fenomenal Harry Kane di Jerman. Resepnya hanya kecanduan cappuccino.

Mantan manajer Chelsea itu menantang Kane untuk membuktikan kepada dunia agar membawa Bayern ke final Liga Champions di Wembley  pada 1 Juni mendatang.

Kapten Inggris itu mencetak gol penalti dalam hasil imbang 2-2 pada leg pertama pekan lalu. Dia menuju pertandingan Kamis dinihari nanti setelah mencetak 44 gol yang menakjubkan di musim debutnya.

Tuchel tidak ada resep khusus untuk Kane hingga menakjubkan di musim pertama di Allianz Arena. Cuma sering minum cappucino, Kane moncer di tiap pertandingan.

Ia mengaku pernah mendatangi mantan striker Tottenham Hotspur ke dapur klubnya. Melihat Kane membuat Cappucino dengan banyaknya.

“Saya sangat terkejut. Setiap kali saya masuk ke dapur, dia ada di sana. Saya sekarang sudah mulai melakukannya sendiri sekarang. Lihat dia, dia terlihat sehat dan bugar,” jelas Tuchel dikutip dari Daylimail pada Rabu ini.

Bayern akan menjalani debutnya di leg kedua semifinal Liga Champions menghadapi Real Madrid di leg kedua tim di Bernabeu pada malam nanti.

Bayern tidak diunggulkan menjelang pertandingan ini hanya kalah satu kali sepanjang musim.

Namun mantan manajer Chelsea Tuchel yang akan meninggalkan Bayern, percaya bahwa Kane bisa menjadi senjata yang menentukan.

“Saya tahu kami mendapatkan sosok besar di ruang ganti, selain pencetak gol dan contoh bagaimana menghadapi tekanan,” tambah Tuchel.

“Dia adalah kapten Inggris dan dia telah memberikan segala yang kami harapkan. Besok dia perlu membuktikan, eh maksudnya dan menyampaikannya,” sambung Tuchel sambil bercanda dalam jumpa pers.(maq)

Exit mobile version