Bola  

Leicester Rugi 100 Juta Pounstering

James Maddison dan rekan satu tim merayakan gol. Foto: Daylimail

edisiana.com – Leicester City mengumumkan kerugian hampir £100 juta.

Selama 12 bulan yang berakhir Mei 2022, mengungkapkan kerugian sebelum pajak sebesar £92,5 juta. Tapi tidak termasuk penjualan Wesley Fofana ke Chelsea senilai £75 juta, pada Agustus tahun lalu.

Mereka juga terseok-seok dì Liga Premier musim ini. Karena itu ada rencana perombakan skuat di akhir musim.Prioritasnya Untung menyeimbangkan pembukuan.

Kepala eksekutif Susan Whelan mengatakan Leicester akan mengikuti model melayani mereka dengan baik di masa lalu. Yakni menjual pemain kunci setiap musim panas. 

Artinya mereka siap untuk menjual bintang James Maddison pergi Harvey Barnes yang kabarnya banyak diminati klub lain.

Agar tetap mematuhi peraturan permainan baik di dalam negeri maupun di Eropa – di mana

“Kami bertujuan untuk bersaing secara teratur – strategi investasi berkelanjutan kami harus terus mencerminkan perkembangan pendapatan yang mendasari kami,” kata Whelan seperti dilansir Daylimail pada Rabu ini.

“Ambisi jangka panjang kami adalah mencapai ini melalui kesuksesan di lapangan, pertumbuhan komersial yang menyertainya, dan melalui perluasan stadion kami,” tambah dia menjelaskan.

Demerara untuk jangka pendek, dia melanjutkan, pihaknya akan melihat untuk terus bersaing dengan lawan yang lebih mapan.

“Dukungan Klub yang tak tergoyahkan dari King Power memberikan posisi yang aman untuk memanfaatkan peluang kita,” ucapnya.(maq)

Exit mobile version