edisiana.com – Brentford terus menekan papan atas Premier League. Di Gtech Community Stadium, The Bees tampil dominan dan menaklukkan Sunderland 3-0 untuk naik ke posisi kelima klasemen, dengan Igor Thiago kembali menjadi pusat perhatian.
Thiago melanjutkan performa luar biasanya dengan dua gol lagi pada Rabu malam, membuat namanya kini semakin dekat dengan Erling Haaland dalam perburuan top skor.
Gol pembuka datang dengan sentuhan kelas. Menit ke-30, Thiago dengan tenang melewati kiper Sunderland, Robin Roefs, sebelum menceploskan bola dan membuat publik tuan rumah bergemuruh.
Sunderland sempat mendapat kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan di awal babak kedua. Brian Brobbey dijatuhkan di kotak penalti, tetapi eksekusi Enzo Le Fée justru mengecewakan.
Gelandang Prancis itu mencoba mengangkat bola ke tengah, namun Caoimhin Kelleher membaca arah bola dengan sempurna dan menangkapnya tanpa kesulitan.
Momen tersebut menjadi titik balik. Brentford segera mengambil alih kendali permainan dan menghukum kesalahan lawan. Pada menit ke-65, Thiago kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Ia menyundul bola dari jarak enam yard setelah Kevin Schade meneruskan umpan silang jauh ke area tengah. Gol ke-16 Thiago di liga musim ini—rekor tertinggi yang pernah dicapai pemain Brasil dalam satu musim Premier League.
Sebagai perbandingan, Erling Haaland kini mengoleksi 20 gol setelah Manchester City ditahan imbang Brighton. Jarak itu kian menyempit, dan tekanan pun meningkat.
Pesta Brentford ditutup oleh Yehor Yarmoliuk delapan menit kemudian. Memanfaatkan bola muntah dari situasi sepak pojok, ia melepaskan tendangan keras dari jarak dekat yang tak mampu dibendung Roefs.
Kemenangan ini menjadi yang keempat bagi Brentford dalam lima laga terakhir dan memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi enam pertandingan. Asa untuk tampil di kompetisi Eropa kini bukan lagi mimpi.
Sebaliknya, menukil BBC, Sunderland harus menelan pil pahit. Ini adalah kekalahan pertama mereka dalam enam pertandingan dan hanya satu kemenangan yang mampu diraih dari tujuh laga terakhir—sebuah peringatan serius di fase krusial musim.
Di London Barat, satu pesan jelas: Igor Thiago sedang datang, dan Premier League harus bersiap.(maq)
