edisiana.com – Rencana Manchester City meraih gelar Liga Premier berantakan, setelah Brighton hanya bermain imbang 1-1 untuk ketiga kalinya berturut-turut.
Brighton berusaha memanfaatkan lini belakang City yang darurat. Pascal Gross menemukan ruang untuk menyundul bola ke gawang yang berhasil ditepis oleh Gianluigi Donnarumma. Tapi pemain Jerman itu gagal memanfaatkan peluang susulan.
Georginio Rutter kemudian memberikan umpan kepada Ferdi Kadioglu dari garis tengah lapangan. Namun pemain Turki itu hanya mampu menembak langsung ke arah kiper Italia yang menjulang tinggi, Donnarumma.
Lalu Rutter berlari bebas untuk menyerang gawang The Citizens tapi digagalkan oleh tekel brilian Abdukodir Khusanov di menit-menit terakhir.
Namun Brighton menyia-nyiakan sebagian besar peluang mereka dan harus membayar mahal atas hal itu. City unggul pada menit ke-41.
Haaland berhasil mengeksekusi penalti, dan mencetak gol ke-35.000 Liga Premier sejak dimulai pada tahun 1992
Kemudian Jeremy Doku dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh Diego Gomez. Wasit baru memberikan penalti setelah meninjau ulang kejadian tersebut di monitor pinggir lapangan.
Namun upaya kapten Bernardo Silva membentur tiang gawang di babak kedua. Saat tim tuan rumah berusaha memperbesar keunggulan, tetapi anak asuh Fabian Hurzeler membalas melalui penyelesaian indah Kaoru Mitoma dari tepi kotak penalti.
Gomez secara luar biasa gagal memanfaatkan umpan Mitoma beberapa meter dari gawang, dan kedua tim harus puas dengan satu poin.
Dengan tiga kegagalan tim asuhan Pep Guardiola, kini jauh tertinggal dengan Arsenal duduk di puncak klasemen. Menukil BBC, The Gunners bisa unggul delapan poin di puncak klasemen jika mereka mengalahkan Liverpool pada Kamis malam nanti.(maq)










