edisiana.com – Arsène Wenger mengatakan pertandingan antara Barcelona dan Inter Milan—pertandingan yang penuh drama. Tak hanya di lapangan, tetapi juga dalam keputusan-keputusan krusial dari wasit dan VAR.
Keputusan membatalkan penalti Barcelona serta pemberian penalti untuk Inter yang dinilai Wenger “dibeli” oleh Lautaro Martinez jelas memperkeruh suasana dan menimbulkan perdebatan sengit.
Dengan frustrasi atas dua insiden penalti, Barcelona merasa dirugikan, dan ini bisa menjadi bahan evaluasi besar UEFA terhadap penggunaan VAR dan standar pengambilan keputusan wasit di laga-laga besar.
“Wasit, dalam situasi ini, belum membuat keputusan yang tepat. Dia [Cubarsi] adalah orang pertama yang memegang bola dan itulah yang penting bagi saya,” terang Wenger, mantan pelatih Arsenal itu dikutip dari MetroSports pada Rabu ini.
Kini sorotan beralih ke final yang sangat dinanti antara Inter Milan dan pemenang Arsenal vs PSG—dua tim yang juga dikenal punya sejarah penuh drama di Eropa. Final digelar pada tanggal 31 Mei.(maq)
