Kemenangan Buyar di Ujung Laga, Oxford United Ditahan Portsmouth 2-2

Pemain Portsmouth meluapkan kegembiraannya usai menyamakan kedudukan. Foto: via BBC

edisiana.com – Oxford United harus gigit jari setelah kemenangan yang sudah di depan mata sirna. Menjamu Portsmouth dalam lanjutan Championship, The U’s dipaksa puas bermain imbang 2-2 setelah tim tamu mencetak gol penyeimbang di menit-menit akhir.

Portsmouth yang berjuluk The Blues langsung tampil agresif sejak awal laga. Hasilnya terlihat dalam 10 menit pertama.

Keshi Anderson membuka keunggulan lewat sentuhan cerdas di dalam kotak penalti, sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang meluncur mulus ke gawang. Gol tersebut menjadi yang pertama bagi Anderson bersama Pompey.

Petaka kemudian datang bagi Portsmouth. Connor Ogilvie diganjar kartu merah langsung usai melakukan pelanggaran keras terhadap Stan Mills, membuat tim tamu harus bermain dengan 10 orang.

Unggul jumlah pemain dimanfaatkan
Oxford United untuk bangkit. Di awal babak kedua, mereka berhasil menyamakan kedudukan.

Berawal dari upaya yang ditepis kiper Nicolas Schmid, bola liar mengarah ke Brodie Spencer yang tanpa ampun melepaskan tembakan ke gawang.

Oxford semakin percaya diri. Tekanan demi tekanan akhirnya berbuah hasil saat laga memasuki 10 menit terakhir. Will Lankshear membawa tuan rumah berbalik unggul lewat sundulan tajam memanfaatkan umpan silang Michal Helik.

Namun kemenangan yang sudah di depan mata buyar di penghujung laga. Isaac Hayden Dozzell berada di posisi tepat untuk menyambar umpan silang rendah dari Millenic Alli, sekaligus mengubah skor menjadi 2-2.

Hasil ini, menurut BBC, membuat Oxford United sempat naik di atas Leicester City sebelum akhirnya kembali ke posisi semula.

Leicester sendiri bermain imbang melawan Sheffield Wednesday, sementara Portsmouth masih tertahan di peringkat ke-21 klasemen.(maq)

Exit mobile version