Utama Group Bagikan 3.800 Paket Sembako, Bantu Stabilkan Harga Jelang Lebaran

Walikota Batam, Amsakar Achmad di acara bakti sosial di Kawasan Indah Industrial Park, Kampung Pelita. Foto: MCB

edisiana.com — Sebanyak 3.800 paket bahan pokok dibagikan kepada masyarakat dalam kegiatan bakti sosial yang digelar Utama Group di Kawasan Indah Industrial Park, Kampung Pelita, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad di acara kegiatan tersebut. Ia menilai kepedulian sosial dari dunia usaha sangat membantu menjaga stabilitas harga sekaligus menekan potensi inflasi menjelang Hari Raya Idulfitri.

Setiap paket bantuan yang disalurkan berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, satu kaleng sarden, tepung terigu 1 kilogram, serta satu dus mi instan.

BACA JUGA:  BP Batam Akan Gelar 'Karpet Merah' untuk Para Investor

Amsakar menyampaikan terima kasih kepada Utama Group dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan sosial tersebut.

Menurutnya, aksi berbagi kepada masyarakat menjadi energi positif untuk memperkuat kepedulian sosial di Kota Batam.

“Bagaimana kita menumbuhkan kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta mendorong mereka yang mampu untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, sehingga tercipta harmoni di Kota Batam yang kita cintai ini,” ujar Amsakar dinukil dari MCB pada hari ini.

Ia menilai kegiatan berbagi sembako tersebut juga memberikan dampak positif terhadap stabilitas ekonomi daerah, khususnya menjelang hari besar keagamaan ketika harga kebutuhan pokok cenderung meningkat.

BACA JUGA:  Penumpang Pelabuhan Batam Naik 4,8 Persen, Arus Balik Diprediksi Memuncak

Menurutnya, distribusi bantuan sembako secara luas dapat membantu menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus menahan lonjakan harga di pasaran.

“Bagi yang memiliki kemampuan, kegiatan seperti yang dilakukan Utama Group ini dapat membantu menekan inflasi di daerah. Dengan tambahan pasokan sembako bagi masyarakat, harga di pasar dapat lebih terkendali sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga,” jelasnya.

Amsakar juga menyinggung tantangan pasokan bahan pangan yang saat ini dihadapi sejumlah daerah akibat bencana alam, seperti di Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara.

Meski demikian, ia optimistis kondisi tersebut dapat dihadapi bersama melalui solidaritas dan kepedulian sosial masyarakat Batam.

BACA JUGA:  Program Makan Siang Gratis Diproyeksi Serap Anggaran 10,25 Persen PAD Batam

Amsakar mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta memperkuat kebersamaan dalam kehidupan sosial.(*)