edisiana.com – Debut Albert Riera di bangku pelatih Eintracht Frankfurt berakhir dengan rasa pahit. Pelatih kelahiran Manacor itu harus puas dengan hasil imbang 1-1 saat timnya menjamu Union Berlin pada Jumat malam.
Sepanjang babak pertama, kedua tim terjebak dalam duel yang ketat dan penuh kehati-hatian. Intensitas tinggi, tetapi minim peluang bersih.
Frankfurt dan Union Berlin saling menutup ruang, membuat 45 menit pertama berakhir tanpa gol dan tanpa kejutan di papan skor.
Ketegangan baru mencapai puncaknya ketika laga memasuki fase akhir. Saat pertandingan tampak akan berakhir datar, Frankfurt akhirnya menemukan celah.
Pada menit ke-84, Brown muncul sebagai penyelamat sementara dengan gol yang membangkitkan optimisme publik tuan rumah.
Namun kegembiraan itu tak bertahan lama. Drama datang bertubi-tubi. Kartu merah untuk Oscar Højlund mengubah segalanya.
Union Berlin memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, dan hanya tiga menit berselang, Querfeld dengan dingin mengeksekusi penalti pada menit ke-87 untuk menyamakan kedudukan.
Skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir.
Frankfurt kehilangan kemenangan yang sudah di depan mata, sementara Union Berlin pulang dengan satu poin berharga.
Untuk Riera, ini adalah pengingat keras: Bundesliga tak memberi ruang untuk lengah, bahkan di detik-detik terakhir.(maq)
