Guadalajara Beri Perlawanan,  Rashford Cetak Gol, Flick Akhirnya Bernapas Lega

Rashford menyumbang satu gol untuk Barcelona. Foto: via MD

edisiana.com – Barcelona harus melewati malam yang jauh dari kata nyaman. Di Copa del Rey, Blaugrana dipaksa bekerja ekstra keras menghadapi Guadalajara yang bermain dengan hati, tenaga, dan keyakinan.

Duel sengit, atmosfer panas, dan mimpi kejutan yang nyaris hidup. Namun pada akhirnya, kualitas berbicara: kemenangan 0-2 untuk tim asuhan Hansi Flick.

Seperti yang diduga, Barça menguasai bola. Dominasi mutlak. Sirkulasi rapi. Tekanan konstan. Tetapi Guadalajara menolak tunduk.

Mereka bertahan dengan disiplin, berlari tanpa lelah, dan beberapa kali membuat publik bermimpi akan lahir salah satu kisah klasik Copa del Rey: sang raksasa tersandung oleh underdog.

BACA JUGA:  Mak! MU Tawari Gaji Casemiro £350.000

Waktu terus berjalan. Ketegangan meningkat. Pertandingan tampak menuju perpanjangan waktu. Hingga Christensen muncul.

Bek Denmark itu memecah kebuntuan tepat di saat paling krusial. Sebuah gol yang menjatuhkan perlawanan tuan rumah dan memadamkan harapan kejutan. Barcelona akhirnya menemukan celah.

Flick, yang terpaksa menurunkan susunan pemain terkuatnya, tidak ingin mengambil risiko. Dan keputusan itu terbayar. Rashford memastikan kemenangan lewat gol kedua. Selesai. Tanpa drama tambahan.

BACA JUGA:  Fernandinho Putuskan Balik Kampung ke Brasil

Namun malam itu tidak hanya tentang sepak bola.Seperti dilansir MD, laga sempat diwarnai ketidakpastian. Pertandingan tertunda. Para pendukung Guadalajara menunggu berjam-jam di sekitar stadion.

Sekitar 500 pemegang tiket bahkan tidak bisa menyaksikan laga ini secara langsung. Di tengah kekacauan pra-pertandingan, satu gambar menjadi simbol malam itu: Marc-André ter Stegen, kembali ke gawang Blaugrana, berlatih di lapangan Pedro Escartín. Tenang. Fokus. Seolah menantang waktu dan situasi.

Selama beberapa menit, suasana istimewa yang menyelimuti Guadalajara terasa membeku. Namun akhirnya, bola tetap bergulir. Barcelona lolos.

BACA JUGA:  Reading Jatuh ke Zona Degradasi, Manajernya Dipecat

Guadalajara gugur dengan kepala tegak.
Dan Copa del Rey kembali menunjukkan mengapa kompetisi ini selalu penuh cerita.(maq)