Inter Menang, Wak! Lautaro & Augusto Pastikan Nerazzurri Berlari Kencang di Eropa

Lautaro Martínez mencetak gol untuk Inter Milan. Foto: via ESPN

edasiana.com  — Inter Milan kembali menunjukkan mengapa mereka adalah salah satu mesin paling mematikan di Eropa musim ini. Di San Siro yang bergemuruh, pasukan Christian Chivu menjaga rekor sempurna di Liga Champions dengan kemenangan 2-1 atas Kairatm

Inter langsung menekan sejak menit awal. Federico Dimarco hampir membuka skor di menit ke-10. Tapi tembakannya yang ditepis kiper jatuh ke kaki Lautaro, hanya untuk diblok di garis oleh Yegor Sorokin — momen pertama dari banyak drama malam itu.

Kubu tuan rumah mengklaim penalti di menit ke-16 saat Frattesi dijatuhkan oleh sang kapten Kairat, Arad. Namun wasit Luis Godinho bergeming.

Dua menit berselang, peluit berbunyi lagi — kali ini setelah Bisseck dijatuhkan di kotak terlarang. Tapi VAR datang sebagai penyelamat tim tamu: tayangan ulang menunjukkan kontak dimulai oleh bek Inter sendiri.

Dan ketika publik San Siro mulai resah, petir nyaris menyambar di menit ke-44 — tembakan keras Satpayev dari jarak 20 meter menghantam mistar gawang Sommer!

Inter merespons seperti layaknya tim besar. Hanya beberapa detik berselang, umpan silang sempurna Denzel Dumfries menciptakan kekacauan di kotak penalti.

Bola pantul jatuh ke kaki Lautaro, dan kapten Argentina itu tanpa ampun menembak masuk untuk gol kedelapannya musim ini.

Namun babak kedua membawa kejutan: Inter kebobolan untuk pertama kalinya di kompetisi ini! Arad melompat lebih tinggi dari semua pemain dan menyundul bola ke jala Sommer dari jarak delapan yard — 1-1 dan San Siro terdiam.

Kairat sempat membuat Inter gemetar.  Anarbekov menggagalkan dua peluang emas dari Esposito dan Sucic. Tapi pada akhirnya, kekuatan Nerazzurri terlalu besar untuk dibendung.

Di menit ke-67, Carlos Augusto memanfaatkan bola liar dan mengembalikan keunggulan tuan rumah — gol yang disambut dengan teriakan lega di tribun.

Inter menutup laga dengan gaya: penguasaan penuh, pressing tinggi, dan mentalitas juara. Mengutip ESPN, kini mereka sejajar dengan Arsenal dan Bayern Munich, tiga raksasa yang sama-sama menyapu bersih empat kemenangan dari empat pertandingan di Eropa.(maq)

Exit mobile version