edisiana.com – Alex Márquez menunjukkan performa gemilang di sesi kualifikasi MotoGP Catalunya dengan meraih pole position—yang pertama sejak GP Argentina 2023. Tak hanya itu, pembalap tim Gresini Ducati ini juga memecahkan rekor sirkuit Barcelona-Catalunya dan sukses mengalahkan dua poleman paling dominan musim ini: Fabio Quartararo dan sang kakak, Marc Márquez.
Kemenangan di sesi kualifikasi ini menjadi titik balik penting bagi Alex, yang sejak paruh pertama musim ini kesulitan menunjukkan performa konsisten. Sirkuit Catalunya tampaknya menjadi medan yang tepat untuk kebangkitannya.
Di trek ini pula, Alex menargetkan pencapaian langka dalam dunia balap motor: meraih Triple Crown—setelah sebelumnya menjadi juara di Moto3 pada 2014 dan Moto2 pada 2017 dan 2019.
Bagi Alex, pole position ini bukan hanya sekadar pencapaian teknis, tapi juga simbol momentum kebangkitan. “Ini adalah sirkuit spesial bagi saya, dan bisa meraih pole di sini, di depan fans sendiri, sangat luar biasa,” ujarnya usai kualifikasi.
Sementara itu, Marc Márquez—yang akan start dari barisan depan—mengaku tak terlalu memusingkan tekanan publik atau perbandingan dengan adiknya. Menurut laporan Mundo Deportivo, fokus Marc kini adalah memulihkan kepercayaan diri dan menjaga konsistensi hingga akhir musim.
Dengan Pecco Bagnaia—salah satu rival utama perebutan gelar—terpukul dan harus start dari posisi ke-21, peluang Marc untuk mengamankan posisi runner-up kini terbuka lebar.
Bahkan, jika unggul 10 poin dari sang juara dunia bertahan, Marc bisa keluar dari GP kandangnya dengan modal match-point menuju seri berikutnya di Misano.
Apa yang tampak mustahil di awal musim, perlahan mulai menjadi kenyataan di Catalunya. Dan bagi keluarga Márquez, akhir pekan ini bisa menjadi sejarah baru—baik bagi Alex maupun Marc.(maq)
