edisiana.com – Presiden Paris Saint Germain, Nasser Al-Khelaifi menegaskan tidak akan melepas Kylian Mbappe secara gratis. Penyerang ini harus meneken kontrak baru.
Mbappé mengirim surat ke PSG bulan lalu yang menyatakan bahwa dia tidak berniat memperpanjang kontrak yang akan berakhir pada 2024.
PSG menghadapi dilema bila membiarkan Mbappé menghabiskan tahun terakhir kontraknya. Yang pasti tidak dapat mengembalikan €180 juta ($195,7 juta) yang mereka keluarkan pada 2017 untuk mengontraknya dari AS Monaco.
“Posisi saya sangat jelas. Saya tidak ingin mengulanginya setiap saat: jika Kylian ingin bertahan, kami ingin dia bertahan. Tapi dia perlu menandatangani kontrak baru,” kata Al-Khelaifi seperti dilansir ESPN pada hari ini.
“Kami tidak ingin kehilangan pemain terbaik dunia secara cuma-cuma — kami tidak bisa melakukan itu. Ini adalah klub Prancis,” imbuhnya saat dia memperkenalkan Luis Enrique.
Sebelumnya, lanjut Al-Khelaifi, Mbappe telah berjanji tidak akan pergi ke klub lain secara gratis. “Artinya, bila dia berubah pikiran hari ini, itu bukan salah saya. Kami tidak ingin kehilangan pemain terbaik di dunia secara gratis,” ujarnya.
Mbappé telah finis sebagai pencetak gol terbanyak Ligue 1 dalam lima musim terakhir. Dan PSG sangat ingin dia bertahan dì Paris.
PSG juga baru saja kehilangan Lionel Messi. Pemenang Ballon d’Or tujuh kali, memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya untuk pindah ke Inter Miami.
Mbappé juga mengatakan Presiden Prancis Emmanuel Macron tidak memiliki pengaruh pada pilihan kariernya.
Kendati sang Macron mengatakan dia akan mendorong sang penyerang untuk tetap tinggal di ibu kota negara.(maq)
PSG Tidak Mau Cuma-cuma Melepas Mbappe
