edisiana.com – Monaco akhirnya mencatat kemenangan pertama mereka di fase grup Liga Champions musim ini. Hanya satu gol, tapi nilainya tiga poin penuh.
Di Stadion Louis II, tim asuhan Adi Hütter menekuk Bodo/Glimt 1-0 dalam laga yang berlangsung pada Rabu dini hari WIB.
Sang pahlawan? Folarin Balogun.
Penyerang Amerika Serikat itu mencetak gol tunggal sesaat sebelum turun minum.
Dia melepaskan tembakan dari sudut sempit yang menghujam ke sudut atas gawang — sebuah penyelesaian yang memancarkan kepercayaan diri tinggi.
Gol itu bukan hanya mengamankan kemenangan perdana Monaco di fase grup, tapi juga membawa mereka naik ke lima poin setelah empat pertandingan. Sebuah dorongan besar bagi klub kerajaan yang berupaya menjaga peluang lolos ke babak 16 besar.
Balogun sendiri tengah menemukan kembali ritme terbaiknya. Setelah sempat keluar-masuk susunan pemain baik di klub maupun tim nasional.
Kini sang striker mulai konsisten mendapat menit bermain. Dalam delapan laga terakhir di semua kompetisi, ia sudah menorehkan empat gol — lima sejauh musim ini untuk Monaco.
Beberapa pekan lalu, Balogun juga mencetak gol untuk timnas AS dalam hasil imbang 1-1 kontra Ekuador di laga persahabatan Oktober. Sebuah tanda bahwa kepercayaan dirinya kian tumbuh di dua level: klub dan negara.
Sementara itu, rekan senegaranya Ricardo Pepi tak mau kalah. Striker muda PSV Eindhoven itu juga mencatatkan namanya di papan skor pada pekan keempat.
Ia menyelamatkan satu poin bagi tim Belanda lewat gol di masa injury time babak kedua saat menghadapi Olympiacos di Yunani.
PSV kini sama-sama mengoleksi lima poin — tepat seperti Monaco. Dua striker muda Amerika, dua gol penting, dan satu pesan yang sama: bintang-bintang AS mulai bersinar di Eropa.(maq)
