edisiana.com – Arsenal makin nyaman di singgasana klasemen. The Gunners kini unggul tujuh poin setelah menang tipis 1-0 di kandang Brighton & Hove Albion, Rabu malam waktu setempat.
Kemenangan ini terasa kian penting karena di saat bersamaan Manchester City justru terpeleset. Arsenal tak menyia-nyiakan momentum.
Namun, malam itu nyaris berubah jadi petaka sejak detik awal. Belum genap semenit, David Raya membuat kesalahan fatal. Sapuan bolanya justru mengarah ke Carlos Baleba.
Beruntung bagi Arsenal, tendangan lob Baleba terlalu lemah. Gabriel sigap berlari mundur dan menyundul bola tepat di garis gawang. Selamat.
Keberuntungan kemudian berpihak pada tim tamu pada menit kesembilan. Sepakan Bukayo Saka sebenarnya tidak terlalu berbahaya.
Tetapi bola membentur Baleba, berubah arah, dan meluncur di antara kedua kaki kiper Bart Verbruggen. Gol. Arsenal unggul 1-0.
Gol itu membakar emosi publik tuan rumah. Apalagi pelatih kepala Fabian Hurzeler tampak aktif memprovokasi dari tepi lapangan.
Suporter Brighton beberapa kali meluapkan frustrasi, terutama ketika menganggap Arsenal sengaja mengulur waktu.
Ketegangan memuncak jelang menit ke-60. Raya kembali jadi sorotan. Ia menepis tembakan keras Georginio Rutter, lalu terjatuh sambil memegangi bahunya dan harus mendapat perawatan. Sorakan keras pun menggema dari tribun.
Arsenal benar-benar berada dalam tekanan. Brighton seharusnya bisa menyamakan kedudukan. Peluang emas datang dari jarak dekat melalui sundulan Mats Wieffer. Namun bola justru mengarah tepat ke pelukan Raya.
Setelah itu, intensitas Brighton perlahan menurun. Energi mereka terkuras. Arsenal pun bermain lebih tenang, menjaga tempo, dan mengamankan keunggulan hingga peluit akhir.
Tiga poin yang tidak spektakuler, tetapi sangat signifikan. Di tengah City yang tersandung, melansir BBC, Arsenal justru melaju mantap. Puncak klasemen kian terasa milik mereka.(maq)
