edisiana.com – Bos Manchester City Pep Guardiola menepis tentang keretakan hubungan dengan gelandang bintang Kevin de Bruyne. Dia hanya ingin pemain Belgia itu kembali ke performa terbaiknya.
De Bruyne baru menjadi starter dalam empat pertandingan Premier League di musim lainnya karena cedera.
Namun, ia hanya tampil selama 72 menit dalam lima penampilan pengganti sejak kembali dari absen delapan minggu karena masalah perut bulan lalu.
Hanya ada 12 menit tersisa di Anfield pada hari Minggu ketika Guardiola memasukkan De Bruyne saat kekalahan 2-0 dari Liverpool.
De Bruyne masih memiliki peluang terbaik tim tamu, ketika upayanya digagalkan oleh Caoimhin Kelleher.
Pengamat bola, Jamie Carragher dan Gary Neville mempertanyakan penggunaan De Bruyne oleh Guardiola dalam enam kekalahan dan sekali imbang dalam tujuh pertandingan.
“Ada sesuatu yang terjadi dengan De Bruyne. Ada yang tidak beres di antara keduanya,” ujar Carragher seperti dilansir dari BBC pada hari ini.
Neville menilai perlakuan Guardiola terhadap playmaker tersebut ganjil, aneh dalam pertandingan itu
Guardiola tidak menyebutkan nama keduanya secara langsung, namun sebelum pertandingan Premier League melawan Nottingham Forest,
Namun Pep Guardiola membantah. Guardiola mengatakan tidak ada masalah dengan De Bruyne.
“Orang bilang aku punya masalah dengan Kevin,. Apakah menurutmu aku suka tidak bermain dengan Kevin? Aku tidak ingin Kevin bermain?” Guardiola mempertanyakan kembali.
“Dia memberi saya kesuksesan terbesar bagi klub ini. Saya sangat ingin mendapatkan yang terbaik,” imbuhnya.(maq)










