edisiana.com – Everton kehilangan dua poin berharga di Stadium of Light. Gol keras sang kapten, Granit Xhaka, memaksa hasil imbang 1-1 melawan Sunderland pada laga Selasa dini hari. Dan sebuah duel penuh drama dan emosi hingga peluit akhir.
Everton memulai dengan percaya diri. Ndiaye membuka skor setelah aksi cerdas Barry yang memenangi duel dengan Noah Sadiki tanpa pelanggaran.
Sang penyerang asal Senegal itu berlari menembus jantung pertahanan tuan rumah dan melepas tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau Robin Roefs. Gol indah, dan Everton di atas angin.
The Toffees terus menekan. Jack Grealish nyaris menggandakan keunggulan lewat tendangan yang hanya membentur tiang! Pemain pinjaman dari Manchester City itu kemudian mengirimkan umpan matang ke Barry di tiang jauh.
Namun sang striker menyia-nyiakan peluang emas dengan tembakan yang melambung dari jarak sangat dekat.
Sunderland mulai bangkit. Menjelang jeda, Le Fee memimpin serangan. Umpannya hampir berbuah gol lewat sundulan Dan Ballard, namun Michael Keane tampil heroik di garis gawang.
Pickford juga dipaksa bekerja keras menepis tembakan melengkung Le Fee sesaat kemudian.
Babak kedua baru berjalan 43 detik, dan ledakan terjadi. Le Fee kembali berperan, mengirim umpan cerdas ke Xhaka yang kemudian menghantam bola keras.
Dan mengenai kaki Tarkowski dan meluncur ke sudut atas gawang! 1-1! Stadium of Light bergemuruh, dan momentum pun berpindah ke tangan tuan rumah.
Setelah itu, duel berubah menjadi perang fisik dan taktik. Wilson Isidor nyaris membawa Sunderland unggul saat menembus kotak penalti, tapi tembakannya melayang di atas mistar.
Drama kian memanas ketika wasit menolak klaim penalti untuk Sunderland usai dugaan handball di area terlarang.
Sunderland tak menyerah. Xhaka terus mengomando lini tengah, Mukiele bahkan sempat menanduk bola hasil umpan kaptennya, tetapi masih belum cukup untuk menaklukkan Pickford.
Everton pulang dengan satu poin, namun terasa seperti kekalahan. Sunderland, di sisi lain, menunjukkan bahwa mereka tak lagi mudah ditaklukkan — terutama ketika Granit Xhaka memimpin dari depan.
Melansir ESPN, hasil imbang tersebut mengangkat Sunderland naik ke posisi keempat dalam klasemen. Sedangkan Everton yang berada di posisi ke-14 tanpa kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir mereka.(maq)
