Bola, edisiana.com – Kevin De Bruyne berdiri di pinggiran lapangan. Dia memperhatikan seorang bocah bermain bola pada tahun 2019. Pemain Belgia itu mendanai turnamen U-15 atas namanya setiap musim panas di Drongen. Dia melihat seorang bek kecil berbaju biru City.
Sayang bocah itu telah gagal mengeksekusi penalti dalam pertandingan melawan Club Brugge sebelum melangkah untuk mengkonversi selama adu penalti berikutnya.
De Bruyne kemudian menarik seorang anggota staf Manchester City ke samping dia berdiri sambil berbisik,”Lihatlah karakternya.”
Bek cilik tersebut adalah Rico Lewis. Dia tampil memukau saat Manchester City melawan Sevilla di Liga Champions pada Kamis kemarin.
Kala waktu kecil sebagian hidup Lewis ada di gym Phoenix Muay Thai di Whitefield, yang dimiliki oleh ayahnya Rick Lewis. Rick Lewis dua kali juara tinju Thailand Inggris.
Sang bek menghabiskan banyak waktu di sekitar lingkungan itu. Dan kelincahan dapat ditelusuri kembali ke latar belakang tinju.
Sementara saudara perempuannya, Sacha, juga meniti karir yang sama. Jadi seorang pemain sayap yang baru saja menandatangani kontrak dengan akademi City.
Orang-orang di sekitar klub berbicara tentang keluarga yang membumi. Ibunya, Steph, menemani Lewis ke turnamen di luar negeri dan tetap menjadi orang tua yang dihormati di sekitar tempat latihan di antara kerabat pemain lain.
Rick baru-baru ini diundang untuk memberikan ceramah kepada orang tua U-9 tentang mengelola harapan anak-anak mereka dan dukungan yang diperlukan untuk melihat mereka melalui sistem akademi.
“Ayah saya tidak memaksa saya untuk melakukan sesuatu tetapi mendorong saya ke arah tertentu untuk membuat diri saya keluar,” kata Lewis dikutip dari Dailymail pada hari ini.
“Ayah menunjukkan banyak klip Muhammad Ali. Dia menunjukkan kepada saya ceritanya dan saya mengambil cukup banyak pengalaman darinya,” tambahnya lagi.
Lewis mungkin tampak sedikit, cepat di ruang sempit, tetapi juga tampak kuat, memukul bantalan dengan Rick untuk melatih kekuatan ekstra sejak usia muda.
Telah dicatat di sekitar tim utama City bahwa Lewis dapat lebih dari menahan duel walau pun lawannya, lebih besar darinya. Dia tidak ragu untuk melewati siapa pun dalam tekel.
“Secara defensif dia cukup agresif. Dia akan membuat kesalahan, dia memiliki banyak margin untuk ditingkatkan, tetapi dia sangat bagus,” kata Guardiola menjelaskan.
“Dia membuktikan setiap hari bahwa dia bisa bersama kami. Terkadang Anda berpikir harus membeli pemain tetapi kami memiliki seseorang untuk menjadi cadangan bagi Kyle (Walker) dan Joao (Cancelo) yang dapat kami andalkan. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan dan bagus untuk ekonomi,” imbuh Guardiola menjelaskan.
Lewis sekarang menjadi andalan dalam sesi latihan dan tidak lagi bermain untuk U-23 – berjalan mulus. Phil Foden telah menawarkan bimbingan dan dukungan yang signifikan, dengan keduanya duduk berdampingan di ruang ganti dan di pelatih tim.
Foden tahu pentingnya bantuan pemain senior selama beberapa bulan pertama dengan para superstar. Dan Lewis telah membuat awal yang bagus.(maq/habis)
