Bola  

Neymar Murka Usai Santos Tersingkir dari Copa do Brasil

Neymar selebrasi usai mencetak gol indah. Foto: via ESPN

edisiana.com – Santos tersingkir dari Copa do Brasil setelah hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Palmeiras pada leg kedua perempat final, Kamis (3/9). Hasil tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan setelah Santos lebih dulu dihancurkan Palmeiras dengan skor 3-0 pada leg pertama.

Kegagalan tersebut tentu meninggalkan rasa kecewa mendalam bagi Santos. Namun, bagi Neymar Jr., tersingkirnya tim bukan semata-mata persoalan taktik atau performa di atas lapangan.

Bintang Santos itu bahkan secara terbuka meluapkan kekecewaannya melalui akun Instagram pribadinya selepas pertandingan. Neymar menunjuk adanya pihak yang menurutnya memiliki tanggung jawab jelas atas situasi yang dialami klub.

BACA JUGA:  Manchester United Banting Harga Jual Hojlund

Menariknya, Neymar menegaskan bahwa sosok yang dimaksud bukan pelatih, bukan dirinya, dan juga bukan rekan-rekan setimnya.

Pernyataan tersebut membuat perhatian publik langsung tertuju pada situasi internal Santos. Neymar seolah ingin memisahkan tanggung jawab para pemain dan staf pelatih dari persoalan yang menurutnya menjadi akar kegagalan klub.

“Kami sudah memberikan yang terbaik di lapangan. Ini bukan soal pelatih, bukan soal saya, dan bukan pula soal para pemain,” demikian inti luapan kekecewaan Neymar di media sosialnya seperti dilansir MD pada hari ini.

BACA JUGA:  Duel Gvardiol dengan Mantan Klubnya Leipzig

Kekalahan 0-3 pada leg pertama akhirnya menjadi pukulan yang terlalu berat untuk Santos. Dalam leg kedua, mereka memang mampu menjaga gawang tetap bersih, tetapi gagal mencetak satu gol pun yang dapat menghidupkan kembali harapan untuk lolos.

Dengan demikian, Palmeiras melangkah ke babak berikutnya, sementara Santos harus mengakhiri perjalanan mereka di Copa do Brasil dengan kekecewaan.

Bagi Neymar, eliminasi ini tampaknya bukan sekadar kegagalan di lapangan. Pesannya di Instagram menunjukkan bahwa ada persoalan yang lebih besar di balik layar yang membuat sang kapten merasa perlu angkat bicara.(maq)