edisiana.com – Dalam salah satu kisah paling aneh di hari terakhir bursa transfer, penjaga gawang ikonik Meksiko Guillermo Ochoa dilaporkan gagal menyelesaikan kepindahannya ke klub divisi dua Spanyol, Burgos CF, karena… secangkir kopi.
Menurut laporan jurnalis Spanyol, Sergio Gonzalez Pulgar, proses negosiasi antara Ochoa dan Burgos sejatinya sudah hampir rampung. Pemeriksaan medis telah dilakukan dan sebagian besar detail kontrak telah disepakati.
Namun, pada detik-detik akhir, Ochoa mengungkapkan bahwa ada satu poin dalam kontrak yang perlu diubah. Ia kemudian pergi meninggalkan pembicaraan untuk minum minuman hangat—dan tidak pernah kembali.
Keputusan mengejutkan Ochoa ini membuat perwakilan Burgos kebingungan. Bahkan, mereka tidak lagi menerima kabar dari mantan penjaga gawang Piala Dunia itu, yang juga tidak menjawab panggilan telepon dari pihak klub. Alhasil, Burgos memutuskan untuk mengalihkan fokus.
Dalam satu jam terakhir sebelum jendela transfer ditutup, Burgos resmi merekrut Jesús Ruiz dari Racing de Ferrol untuk mengisi posisi penjaga gawang utama mereka musim ini.
Melansir Daily Mail pada hari ini, Guillermo Ochoa, yang dikenal karena penampilan impresifnya di lima edisi Piala Dunia serta enam gelar Piala Emas CONCACAF bersama Timnas Meksiko, sebelumnya memperkuat klub Portugal, AVS Futebol SAD.
Ia sempat dirumorkan akan memperkuat Burgos untuk musim 2025/26, namun kini ia justru menambah babak baru dalam kariernya yang penuh warna—dengan menolak (atau melupakan) kontrak demi secangkir kopi.
Selain pengalamannya yang luar biasa, kehadiran Ochoa diyakini dapat menarik perhatian publik internasional ke Burgos. Namun kini, harapan itu menguap seiring aroma kopi yang tersisa.(maq)
