Belum Temukan Performa Puncak, Pep Guardiola Kini Kehilangan Rayan Cherki karena Cedera Serius

Pep Guardiola menarik Rayan Cherki saat menjalani debutnya. Foto: via MetroSports

edisiana.com – Manchester City mendapat pukulan telak setelah pemain muda andalannya, Rayan Cherki, mengalami cedera serius yang akan membuatnya absen selama dua bulan. Kabar ini datang di saat City masih berupaya menemukan performa terbaiknya usai perombakan besar di lini tengah.

Cherki, yang baru bergabung dari Lyon pada Juni lalu dengan nilai transfer sebesar £34 juta, digadang-gadang sebagai suksesor Kevin De Bruyne. Pemain berusia 21 tahun itu tampil gemilang musim lalu di Ligue 1, mencetak 12 gol dan menyumbang 22 assist dalam 44 pertandingan di semua kompetisi.

Sejak kedatangannya, Cherki menunjukkan potensi besar. Ia mencetak gol pertamanya untuk The Citizens di ajang Piala Dunia Antarklub FIFA melawan Al-Ain dan kembali mencetak gol pada debutnya di Premier League sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 4-0 atas Wolverhampton Wanderers.

Dijuluki Si Gesit, pemain asal Prancis itu bahkan diberi kaus nomor 10, menggantikan Jack Grealish yang dipinjamkan ke Everton musim ini. Kepercayaan besar Guardiola terhadap Cherki jelas terlihat, dan sang pelatih berharap ia bisa menjadi sosok kunci dalam transisi skuad City.

Namun harapan itu harus ditunda. Cherki tidak masuk dalam skuad saat City menang tipis 2-1 atas Brighton & Hove Albion akhir pekan lalu. Guardiola mengonfirmasi bahwa sang playmaker mengalami cedera yang memaksanya menepi untuk waktu yang cukup lama.

BACA JUGA:  Vissel Kobe Pecat Bosnya Iniesta

“Tujuh atau delapan minggu,” ujar Guardiola kepada Sport Mole pada Kamis, 4 September.

Cedera ini datang di waktu yang tidak ideal. Cherki diperkirakan akan absen hingga 11 pertandingan di tiga kompetisi berbeda—Premier League, Liga Champions, dan Piala Liga—termasuk derby Manchester yang akan berlangsung pada 14 September mendatang, sesaat setelah jeda internasional.

Absennya Cherki menambah tantangan bagi Guardiola dalam meramu lini tengah baru City pasca-ditinggal sejumlah pilar penting. Kini, mata tertuju pada bagaimana City akan mengatur ulang ritme permainan mereka tanpa salah satu talenta paling menjanjikan di Eropa.(maq)