edisiana.com – Mantan pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, melontarkan pujian tinggi kepada bintang AC Milan dan tim nasional Amerika Serikat, Christian Pulisic. Ia menyebut pemain berusia 26 tahun itu sebagai “Messi-nya Amerika Serikat” karena talenta dan pengaruhnya yang luar biasa di dalam dan luar lapangan.
“Saya pikir Christian tahun lalu menunjukkan kualitas yang hebat. Ia tampil sangat baik di Eropa dan juga bersama tim nasional. Dia adalah pemain yang sangat berbakat yang bisa membantu timnya meraih kemenangan,” ujar Pochettino dinukil dari ESPN pada hari ini.
Pulisic merupakan bagian penting dari skuad USMNT (timnas Amerika Serikat) sejak debutnya pada Maret 2016. Hingga kini, ia telah mencatat 76 penampilan, mencetak 32 gol dan menyumbang 18 assist.
Ia juga beberapa kali dipercaya sebagai kapten tim dan telah membantu negaranya menjuarai tiga edisi Concacaf Nations League berturut-turut: 2019–20, 2022–23, dan 2023–24.
Di level klub, karier Pulisic juga terus menanjak. Setelah tampil untuk Borussia Dortmund dan Chelsea, kini ia bersinar bersama AC Milan. Musim 2024/25 menjadi musim terbaiknya secara statistik, dengan mencetak 17 gol dan 12 assist di semua kompetisi—rekor pribadi tertinggi sepanjang kariernya sejauh ini.
“Orang-orang membandingkan Messi dengan Christian Pulisic. Saya tidak bermaksud tidak menghormati Messi atau Pulisic, tapi di negara ini, Pulisic seharusnya menjadi Messi kita. Ia adalah ikon. Jika Anda bertanya pada anak-anak di jalanan siapa idola mereka, pasti banyak yang menyebut nama Pulisic,” terang Pochettino.
Meskipun tengah dalam performa puncak, Pulisic memilih untuk absen dari dua laga persahabatan USMNT pada bulan Juni dan juga Piala Emas mendatang. Keputusan itu diambil bersama Federasi Sepak Bola AS setelah musim panjang yang melelahkan di Eropa.
Pochettino pun membela keputusan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa dirinya dan Pulisic telah berdiskusi sebelumnya, dan ia memahami perlunya waktu istirahat bagi sang pemain.(maq)
