edisiana.com – Enzo Maresca meninggalkan kesan di Leicester dengan kecewaan. Lantaran pelatih asal Italia itu memilih hengkang ke Chelsea setelah hanya satu musim di klub.
Kembalinya Leicester ke Liga Premier akan menghadapi tantangan, dengan The Foxes akan kehilangan poin karena melanggar aturan pengeluaran. Hal ini tidak lagi memusingkan Maresca, namun akan membuat hidup penggantinya menjadi lebih sulit.
Di antara orang-orang yang dikagumi Leicester adalah Carlos Corberan, yang memimpin West Brom ke babak play-off Championship musim lalu meskipun ada ketidakpastian finansial yang besar pada paruh pertama musim ini.
“Mengingat fondasi menjanjikan yang dibangun selama satu musim bertugas, Klub kecewa karena Enzo pada tahap ini memutuskan bahwa dia tidak lagi ingin menjadi bagian dari visi kami,” tegas Leicester dalam pernyataan seperti dilansir Daylimail pada Selasa, 4 Juni.
“Namun, dengan keputusan Enzo yang telah diambil dan persyaratan Dewan untuk kepergiannya dipenuhi, kami mendoakan yang terbaik untuk usahanya di masa depan,” tambah klub tersebut.
Sementara itu, staf pelatih seperti Willy Caballero, Danny Walker, Michele De Bernardin, Marcos Alvarez, Javier Molina Caballero dan Roberto Vitiello juga akan meninggalkan Klub.
“Dewan sekarang akan memulai proses penunjukan manajer baru yang akan memimpin kami kembali ke Liga Premier dan melanjutkan implementasi visi jangka panjang kami,” terang Leicester.
Maresca dikukuhkan sebagai bos baru Stamford Bridge pada hari Senin kemarin dengan kontrak lima tahun. Dia memimpin Leicester promosi dari Championship dalam pekerjaan senior pertamanya di sepak bola Inggris.
Maresca memiliki klausul kompensasi sekitar £10 juta termasuk kontrak tiga tahun yang dia tandatangani ketika Leicester mempekerjakannya setahun lalu.(maq)
