edisiana.com – Manchester City meraih juara FA usai mengalahkan tetangganya Manchester United 2-1 di Wembley pada malam ini. Dua gol itu diborong Ilkay Gundogan.
Kapten City Gundogan memasuki buku rekor dengan mencetak gol tercepat dalam sejarah final Piala FA. Gelandang Jerman itu mencetak gol melalui tendangan voli yang menakjubkan 12 detik setelah kickoff.
United menyamakan kedudukan dengan menit ke-33 melalui Bruno Fernandes dari titik putih. Tapi Gundogan merestorasi keunggulan City dengan tendangan voli lagi tujuh menit setelah jeda.
Tim asuhan Erik Ten Hag lalu menekan habis-habisan. Pemain pengganti United Garnacho nyaris menyamakan kedudukan. Tapi tendangan melebar tipis di tiang gawang sebelah kiri City.

Di menit- menit akhir The Sky Blues nyaris kebobolan. Untung diselamatkan John Stones dan kemudian dibuang kiper Ortega ke belakang gawang.
Lantas tim asuhan Pep Guardiola menahan tekanan untuk memenangkan trofi untuk ketujuh kalinya.
Juara Liga Premier menghadapi Inter Milan di final Liga Champions Sabtu depan ketika kemenangan akan membuat mereka menyamai treble United di musim 1998-99.
Menurut ESPN, final Derby Manchester ini merupakan pertama kalinya dalam 190 pertemuan. Kedua klub bentrok untuk mendapatkan trofi, dan Wembley dihiasi dengan warna merah dan biru langit.
Asap dari kembang api sebelum pertandingan bahkan belum hilang ketika City memimpin dengan cara yang spektakuler.(maq)










