Singa Afrika Mengamuk, Senegal Melenggang ke Perempat Final

Gueye dan Jackson selebrasi untuk kemenangan Senegal. Foto: via MD

edisiana.com – Senegal sempat terkejut, tapi tidak pernah goyah. Setelah tertinggal cepat, Singa Teranga bangkit dengan kekuatan penuh dan menundukkan Sudan 3-1 untuk memastikan tiket ke perempat final.

Di balik kemenangan meyakinkan itu, satu nama berdiri paling tinggi: Pape Gueye.
Mimpi buruk Senegal datang terlalu cepat. Menit pertama!

Sudan mencetak gol kilat lewat Aamir Abdallah, yang melepaskan tembakan kaki kiri dari sisi kanan kotak penalti ke sudut kiri atas, memaksimalkan umpan Walieldin Khdir. Édouard Mendy tak berdaya. Kejutan besar!

Namun Senegal bukan juara bertahan tanpa mental baja. Menit ke-29, Pape Gueye memulai pertunjukan. Berawal dari umpan Sadio Mané, gelandang Villarreal itu mengarahkan bola dengan tenang ke sudut kanan bawah gawang. Skor imbang, kepercayaan diri kembali.

BACA JUGA:  Inter Lakukan Manuver Berani! Nerazzurri Siap Bajak Emiliano Martínez dari Villa Sebelum MU Bergerak

Gol itu menyulut api serangan. Nicolas Jackson ikut memanaskan suasana. Penyerang Chelsea yang dipinjamkan ke Bayern Munich itu hampir mencatatkan namanya di papan skor, tetapi Monged El Neel masih menjadi tembok terakhir Sudan.
Tapi tekanan itu akhirnya pecah.

Menjelang turun minum, Pape Gueye kembali menghantam. Menerima umpan Jackson, ia melepaskan tembakan keras ke sudut kiri atas. Gol kedua! Senegal berbalik unggul 2-1 sebelum jeda.

BACA JUGA:  Manchester United Memilih Antara Pochettino dan Rodgers

Babak kedua, Sudan mencoba bangkit. Sheddy Barglan sempat mengancam dari tengah kotak penalti, namun Édouard Mendy menunjukkan kelasnya dengan penyelamatan sigap.

Setelah itu, napas Sudan perlahan habis. Senegal mengambil alih sepenuhnya.
Dan pukulan terakhir pun datang. Ibrahim Mbaye menutup pertandingan dengan tembakan kaki kanan dari sisi kanan kotak penalti ke sudut kanan bawah. Gol ketiga. Tamat sudah perlawanan Sudan.
Peluit akhir berbunyi.

Menukil MD, Senegal melaju ke perempat final, dengan performa yang mengirim pesan keras ke seluruh Afrika: mereka siap mempertahankan mahkota.

BACA JUGA:  Hattrick Ronaldo ke-59

Jika ini adalah gambaran awal, maka satu hal jelas—jalan menuju Piala Afrika harus melewati Singa Teranga. (maq)