Arsenal Kian Melaju, Rice Cetak Dua Gol untuk Menaklukkan Bournemouth

Declan Rice memberikan selebrasi kepada fans Arsenal. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Arsenal semakin tak terbendung. Sang pemimpin Premier League kembali mengirim menjauhi para pesaingnya setelah menundukkan Bournemouth 2-3. Dan seperti malam-malam besar lainnya, namanya adalah Declan Rice.

Drama sempat menyelimuti The Gunners. Gabriel melakukan kesalahan fatal di jantung pertahanan sendiri, hadiah yang dimanfaatkan Evanilson untuk membawa Bournemouth unggul lebih dulu. Stadion bergemuruh. Arsenal goyah? Tidak.

Bek asal Brasil itu menebus dosanya. Dari kekacauan di kotak penalti, Gabriel muncul sebagai penyelamat, menyambar bola rebound setelah tembakan Gabriel Martinelli diblokir. Skor imbang, momentum kembali ke tangan Arsenal.

BACA JUGA:  Bos Spurs: Saya Akan Pukul Pembocor Line up Tim

Bournemouth sempat bermimpi. Beberapa peluang emas tercipta. Tapi ketika laga menuntut sosok pemimpin, Rice berdiri paling depan.

Tendangan keras dari tepi kotak penalti, hasil umpan cerdas Martin Ødegaard, mengoyak gawang tuan rumah. Arsenal berbalik unggul.

Belum cukup. Gelandang Inggris yang baru pulih dari cedera lutut itu kembali menghantam. Umpan silang Bukayo Saka dari bangku cadangan disambut Rice dengan ketenangan seorang jenderal lapangan tengah. Gol kedua. Penegasan mutlak.

BACA JUGA:  Brasil Kalah, Neymar Menangis

Bournemouth sempat menyalakan secercah harapan lewat aksi luar biasa remaja Eli Junior Kroupi, yang melepaskan tembakan indah dari luar kotak penalti. Namun itu hanya luka kecil bagi Arsenal yang terlalu kuat malam ini.

Sorotan juga tertuju pada Antoine Semenyo. Dalam laga perpisahannya sebelum pindah ke Manchester City dengan nilai £65 juta, sang penyerang justru tenggelam, gagal memberi dampak berarti.

Melansir BBC, hasil ini membuat pasukan Mikel Arteta unggul enam poin di puncak klasemen, meninggalkan Aston Villa di belakang.

BACA JUGA:  Barcelona Memang, Newcastle Kalah Tipis

Manchester City masih bisa memangkas jarak menjadi empat poin saat menghadapi Chelsea tanpa manajer, Minggu malam nanti.

Satu hal jelas: Arsenal tak hanya memimpin. Mereka sedang mendikte Premier League.(maq)