Bola  

Tekanan Terselubung Pep kepada Rival City

Pep Guardiola memeluk Phil Foden yang telah menemukan performa apiknya. Foto: via ESPN

edisiana.com – Pep Guardiola kembali mengirim sinyal peringatan ke seluruh Premier League. Dalam gaya khasnya yang tenang namun penuh tekanan terselubung.

Pelatih Manchester City itu menegaskan bahwa menyalip Arsenal musim ini bukan pekerjaan ringan—dan Chelsea pun tak bisa dipandang remeh.

“Arsenal sangat kuat dan solid,” tegas Guardiola, seolah ingin mengingatkan bahwa setiap poin yang hilang bisa jadi harga mati dalam perburuan gelar.

“Saya tahu apa yang harus kami lakukan. Jika kami kehilangan poin, itu akan sangat sulit. Kami harus menanamkan pola pikir bahwa semuanya memang sulit… tapi Premier League masih panjang,” imbuhnya dikutip dari MetroSports pada hari ini.

Guardiola, yang sudah menjadi spesialis comeback dalam persaingan gelar, kembali menekankan bahwa pengalamannya di Inggris membuatnya tak bisa mencoret siapa pun dari daftar rival. Dan kali ini, sorotannya mengarah ke London biru.

“Chelsea membuat saya semakin terkesan setiap hari dengan Enzo Maresca.Tapi kompetisi ini panjang,” ujarnya.

Sang manajer mengingatkan publik bahwa City telah enam kali mengangkat trofi Premier League—dan sebagian besar diraih ketika mereka sempat tertinggal pada Desember, Januari, bahkan Februari.

Sebuah pesan halus bahwa siapa pun yang menganggap City keluar dari persaingan terlalu cepat bisa saja tertipu.

Menurut Guardiola, Liga Inggris selalu dimenangkan oleh tim yang berkembang perlahan namun konsisten.

“Tim yang juara adalah tim yang berkembang selama berbulan-bulan. Itulah yang kami coba lakukan. Tanpa cedera, fokus… ini musim yang sangat panjang.”

Namun Pep tetap menutup dengan nada optimistis penuh ciri khas Cityzens. “Jika kami mendorong, kami akan menjadi lebih baik. Kami harus terus menekan diri sendiri dan mengendalikan situasi dengan lebih baik.”

City belum berkata kata terakhir—dan Guardiola baru saja mengingatkan semua orang.(maq)

Exit mobile version