Haaland Mencapai Abad Ajaib, Reijnders Mengamuk di Craven Cottage!
edisiana.com – Manchester City mengirim pesan keras ke seluruh Premier League—dan seperti biasa, Erling Haaland menjadi tokoh utamanya. Sang Bomber Norwegia memecahkan rekor demi rekor di Craven Cottage, sementara Tijjani Reijnders mencuri sorotan dengan gol sensasional yang mengakhiri pacekliknya.
Namun City nyaris membayar mahal kelengahan mereka saat Fulham bangkit menggila di akhir laga.
17 MENIT, 100 GOL!
Inilah Haaland. Inilah mesin. Inilah predator yang terus menulis ulang sejarah. Menit ke-17, ia menyambar umpan silang Jeremy Doku, dan boom!—gol ke-100 di Premier League.
Hanya butuh 111 pertandingan, atau 13 laga lebih cepat dari sang legenda Alan Shearer. Angka yang bahkan tampak mustahil bagi striker biasa… tapi Haaland bukan manusia biasa.
Tak puas hanya dengan gol, ia lalu merancang gol kedua City. Dengan ketenangan seorang maestro, Haaland memberi umpan terukur untuk Tijjani Reijnders, yang men-chip bola melewati Bernd Leno seperti ia sedang bermain sepak bola di halaman rumahnya. Luar biasa dingin!
Fulham Memberontak, Tapi Foden Menyalakan Mesin
Ketika Emile Smith Rowe memperkecil keadaan menjadi 3-1, Craven Cottage hidup kembali. Namun Phil Foden—yang tengah berada dalam mode dewa—langsung membungkam euforia tersebut.
Sebuah tembakan ke tiang dekat dari umpan Haaland mengubah skor menjadi 4-1, seolah berkata: “Tenang… City masih mengendalikan pertandingan.”
Tidak lama kemudian, sepakan Doku membentur Sander Berge dan mengubah papan skor menjadi 5-1. Banyak tim akan menyerah pada titik ini. Tapi bukan Fulham.
City Panik! Alex Iwobi melepaskan tembakan melengkung dari jarak 20 yard—sebuah roket yang membuat para fans City terdiam.
Lalu, Samuel Chukwueze, pemain pengganti yang langsung berubah menjadi duri tajam, mencetak dua gol dramatis yang membuat skor menjadi 5-4. Ya, lima banding empat! Craven Cottage berubah menjadi neraka bagi City.
Para fans Fulham berdiri. Para fans City gelisah.
Dan ketika Josh King melepaskan tembakan yang diblok di garis gawang di detik terakhir, seluruh stadion menahan napas.
City Lolos… dengan Napas Tersengal
Pada akhirnya, City bertahan. Kemenangan yang bukan hanya penting, tapi juga menyelamatkan musim mereka.
Kini melansir BBC, mereka hanya tertinggal dua poin dari Arsenal, meski The Gunners masih punya satu laga di tangan.
Untuk Fulham, meski tampil heroik, posisi mereka masih rapuh: enam poin di atas zona degradasi, namun telah memainkan satu laga lebih banyak dari para rival terbawah.
Drama. Gol. Rekor. Ketegangan.
Craven Cottage baru saja menyajikan salah satu pertandingan paling liar musim ini.
Dan sekali lagi, dunia berbicara tentang…
Erling Haaland. Sang Mesin Tanpa Henti.(maq)
