edisiana.com – Harapan Espanyol untuk memperpanjang tren kemenangan mereka pupus di tanah Basque. Di Stadion Mendizorroza, Pericos harus mengakui keunggulan tuan rumah Alavés dengan skor 2-1, menghentikan laju tiga kemenangan beruntun mereka di LaLiga.
Laga baru berjalan beberapa menit, tapi Denis Suárez sudah membuat stadion bergemuruh. Dengan sepakan tajam ke sudut kiri bawah, ia membawa Alavés unggul cepat dan menempatkan Espanyol dalam tekanan sejak awal.
Tim tamu mencoba bangkit. Mereka menekan tanpa henti, menciptakan lima peluang berbahaya, namun semuanya gagal menembus pertahanan solid Alavés.
Dan seperti ironi yang pahit, saat Espanyol asyik menyerang, mereka justru diserang balik — Lucas Boyé menggandakan keunggulan dan menutup babak pertama dengan skor 2-0 untuk tuan rumah.
Di babak kedua, Espanyol menunjukkan reaksi. Roberto Fernández memperkecil ketertinggalan lewat sundulan presisi setelah menerima umpan silang Carlos Romero — gol yang sempat menghidupkan harapan tim Catalan.
Namun segalanya berubah di menit-menit akhir. Denis Suárez dan Boyé, dua pahlawan Alavés, justru diusir keluar lapangan setelah insiden panas di penghujung laga.
Meski kehilangan dua pemain, Alavés bertahan dengan gagah hingga peluit akhir berbunyi.
Dengan kemenangan ini, menukil MD, Alavés kini hanya terpaut tiga poin dari Espanyol, mengoleksi 15 poin dan semakin percaya diri menatap papan tengah klasemen.
Bagi Espanyol, kekalahan ini menjadi peringatan keras: di Mendizorroza, setiap kesalahan bisa berarti hukuman.(maq)











