Bellingham Buat Dongeng Apik di Madrid

Jude Bellingham kembali memberikan kemenangan untuk Madrid. Foto: Getty via Daylimail

edisiana.com – Jude Bellingham kembali memberikan dongeng apik di Real Madrid dengan mencetak gol kemenangan pada menit ke-95 saat mengalahkan Getafe 2-1 di Bernabeu pada Sabtu malam kemarin.

Bellingham mencetak gol pada menit kelima masa tambahan waktu ketika pasukan Carlo Ancelotti semakin unggul di puncak klasemen.

Bintang Los Blancos itu kini telah mencetak gol di masing-masing dari empat pertandingan yang ia mainkan sejak mimpinya pindah dari Borussia Dortmund senilai £88 juta.

Awal bangus Bellingham dì Spanyol ini akan menjadi musik di telinga bos Inggris Gareth Southgate menjelang pertandingan Euro 2024 akhir pekan depan dengan Ukraina di Polandia. Kemudian dilanjutkan dengan pertandingan persahabatan melawan Skotlandia di Glasgow.

Dan hal yang menyenangkan bagi Southgate adalah bahwa kapten Harry Kane akhirnya berhasil pindah ke Bayern Munich, satu tahun lagi sebelum Euro.

Southgate yakin budaya dan negara baru dapat menghasilkan perbaikan kecil pada Kane, yang sudah menjadi pencetak gol terhebat di Inggris dan Tottenham.

Ada juga nilai psikologis dari memenangkan trofi karir pertama, kemungkinan yang jauh lebih besar di Bayern daripada di Spurs, yang akan membebaskan Kane dari beban. Dan sekaligus memacu dia untuk mengakhiri penantian 58 tahun Inggris untuk memenangkan turnamen putra senior.

Southgate, yang menyebut tidak bermain di luar negeri sebagai penyesalan dalam kariernya, mengatakan

“Dari sudut pandang Inggris yang egois, ada baiknya masa depannya ditentukan sekarang. Berpotensi hal itu bisa menjadi gangguan bagi para pemain. Tapi itu juga bagus baginya karena dia harus pergi dan tampil di klub baru sekarang. Dia sudah lama berada di satu klub,” kata Soutgate dikutip dari Daylimail pada Ahad ini.

“Untuk mendapatkan perubahan berarti Anda harus mengesankan rekan satu tim baru, staf baru, penggemar baru, dan juga ada pengalaman hidup dalam menyesuaikan diri dengan negara baru. Ada banyak hal positif di sana,” ucapnya menjelaskan.

Perbedaan besar bagi Harry tahun ini di mana Bayern sangat dominan penguasaan bola. Sehingga akan ada lebih banyak permainan untuknya di dalam kotak penalti.

Southgate beruntung mendapati dirinya memiliki pemain muda Inggris terbaik seperti Bellingham, Foden dan Saka. Namun demikian dia tetap berhati-hati.

“Sebagai pelatih yang memiliki pemain muda, penting bagi Anda untuk mendapatkan keseimbangan yang tepat,” ujar dia.

“Memang diakui bahwa mereka melakukannya dengan baik tetapi juga butuh dorongan dan bersikeras agar terus berkembang. Dan Anda tidak bisa berhenti menginjak gas,” pungkasnya.(maq)

Exit mobile version