edisiana.com – Jerman akan menjamu Portugal dalam laga pertama dari dua semifinal UEFA Nations League pada Rabu, 4 Juni 2025 di Allianz Arena, München. Ini akan menjadi ujian berat bagi tim tamu, yang menghadapi tim tuan rumah dalam performa yang mengesankan.
Pertandingan ini menjadi pertemuan pertama Jerman dan Portugal di ajang Nations League, sekaligus yang pertama di luar turnamen besar sejak 1997.
Jerman mendapat kehormatan menjadi tuan rumah putaran final Nations League di penampilan perdana mereka di tahap ini. Mereka datang ke semifinal dengan catatan kandang yang solid, hanya sekali kalah dalam 11 pertandingan terakhir — yakni saat perempat final Euro 2024 melawan juara bertahan, Spanyol.
Jika semangat tim Jerman sempat diragukan menjelang Euro musim panas lalu, kini situasinya berbeda. Ada keyakinan baru bahwa Die Mannschaft bisa bersaing di level tertinggi, menjelang Piala Dunia 2026.
Hal itu terlihat jelas dalam tiga perempat pertandingan mereka melawan Italia di perempat final Nations League Maret lalu. Meski akhirnya lolos dengan agregat 5-4, Jerman harus bekerja keras setelah unggul 5-1 di babak pertama leg kedua. Italia mencetak tiga gol di babak kedua, dan Jerman beruntung ketika penalti untuk tim tamu dibatalkan oleh VAR.
Melansir Sport Mole, secara keseluruhan, Jerman tampil meyakinkan di edisi Nations League kali ini. Mereka memuncaki grup yang dihuni Belanda, Hungaria, dan Bosnia-Herzegovina dengan raihan 14 poin dari 18 yang tersedia.
Tak heran jika Jerman kini merangkak naik dalam bursa taruhan Piala Dunia 2026, dan menjadi favorit kuat untuk menjuarai Nations League di kandang sendiri. Mereka juga punya rekor apik melawan Portugal, memenangkan lima pertemuan terakhir secara beruntun.
Kedua tim memang kerap bertemu di turnamen besar. Setelah kalah dari Portugal di fase grup Euro 2000, Jerman membalas dengan kemenangan di Piala Dunia 2006 dan 2014, serta di Euro 2008, 2012, dan 2020.
Bagi Portugal, semifinal ini jadi peluang untuk menebus performa mengecewakan di Euro 2024, di mana mereka kalah dari Georgia dan hanya bisa menyingkirkan Slovenia lewat adu penalti. Namun, di Nations League, pasukan Roberto Martínez menunjukkan reaksi positif dengan tampil tak terkalahkan di grup yang berisi Kroasia, Skotlandia, dan Polandia.
Kini, duel dua raksasa Eropa ini menjanjikan laga seru dan penuh gengsi, dengan tempat di final sebagai hadiahnya.(maq)
