edisiana.com – Paris Saint-Germain harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang FC Lorient dengan skor 2-2 dalam laga yang berlangsung dramatis, Sabtu malam.
Kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah keputusan VAR di menit akhir membatalkan penalti tuan rumah.
Tim asuhan Luis Enrique langsung tancap gas sejak awal pertandingan. Baru enam menit berjalan, PSG sudah membuka keunggulan.
Umpan silang Désiré Doué disambut berani oleh Mbaye yang sukses menanduk bola dari jarak dekat untuk menggetarkan gawang Lorient.
Namun keunggulan itu tak bertahan lama.
Enam menit berselang, tim tamu mampu menyamakan kedudukan. Umpan matang Panos Katseris diselesaikan dengan sempurna oleh Pagis yang mengarahkan bola ke sudut bawah gawang.
Memasuki babak kedua, PSG tampil semakin dominan. Peluang demi peluang tercipta. Tembakan Doué sempat ditepis kiper, sementara upaya Mbaye lainnya berhasil diblok lini pertahanan Lorient.
Kebuntuan akhirnya pecah saat laga memasuki satu jam. Tendangan bebas rendah Warren Zaïre-Emery meluncur mulus melewati kiper Yvon Mvogo dan membawa PSG kembali unggul 2-1.
Alih-alih mengunci kemenangan, PSG justru lengah. Petaka datang dari kesalahan pemain muda Pierre Mounguengue. Umpan cerobohnya dimanfaatkan Tosin yang dengan tenang menaklukkan kiper lewat sepakan ke sudut bawah gawang.
Di menit-menit akhir, PSG menggempur habis pertahanan Lorient. Sundulan Lucas Hernandez membentur tiang, disusul tembakan jarak dekat Mayulu yang juga mengenai mistar.
Drama memuncak saat PSG mendapat penalti akibat handball di penghujung laga. Namun setelah tinjauan VAR, keputusan tersebut dibatalkan. Skor 2-2 pun tak berubah hingga peluit akhir.
Hasil ini membuat jarak poin PSG dengan pesaing terdekat masih aman. Mereka kini unggul enam angka setelah OGC Nice yang berada di posisi kedua hanya mampu bermain imbang 1-1.(maq)
