edisiana.com – Sunderland tidak sekadar menang—mereka mengirim pesan keras ke Liga Premier. Tiga gol tanpa balas bersarang di gawang Burnley yang semakin tenggelam. Sementara tim promosi ini melesat ke posisi kedelapan klasemen.
Gol pembuka datang cepat, brutal, dan penuh seni. Menit ke-9, Diarra memecah kebuntuan setelah menerima umpan tumit elegan dari Brian Brobbey.
Tendangan rendah sang gelandang membentur Tuanzebe, mengecoh Martin Dúbravka, dan bersarang di gawang. Sunderland unggul, Burnley goyah.
Tuan rumah tak mengendurkan tekanan. Nordi Mukiele mengirimkan umpan silang tajam ke Talbi, yang langsung menyambar dengan voli—sayang, bola melenceng tipis.
Talbi kembali jadi ancaman, kali ini menyodorkan bola cepat ke Enzo Le Fée di tepi kotak penalti, namun tembakannya masih terlalu jinak untuk Dúbravka.
Menit ke-32, mimpi buruk Burnley berlanjut. Umpan rendah Mukiele dari sisi kanan dibelokkan Florentino Luis tepat ke jalur Diarra.
Tembakan kerasnya memang sempat ditepis, tapi bola tetap meluncur ke sudut bawah gawang. 2-0. Sunderland tak terbendung.
Burnley nyaris tak berdaya. Bahkan peluang emas sebelum jeda justru milik tuan rumah, ketika sundulan Dan Ballard dari tendangan bebas Hume harus disapu bek lawan.
Babak kedua dimulai dengan secercah harapan bagi Burnley.
Jaidon Anthony mengirimkan umpan silang berbahaya, disusul sepakan bebas Kyle Walker yang disambut sundulan Maxime Estève—namun jauh dari sasaran.
Reinildo Mandava mencoba peruntungan dengan tembakan jarak jauh, melambung di atas mistar.
Dan kemudian terjadi momen megis. Menit ke-72, Talbi bergerak ke tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan luar biasa. Bola menghantam bagian bawah mistar gawang sebelum jatuh ke dalam jaring. Gol kelas dunia. 3-0. Tirai ditutup.
Sunderland masih lapar. Reinildo mengirimkan umpan silang ke arah Hume, tapi voli jarak dekat sang kapten dibelokkan Lucas Pires ke belakang gawang. Wilson Isidor pun nyaris menambah derita Burnley, namun Dúbravka masih bisa menahan dari jarak dekat.
Peluit akhir berbunyi. Sunderland naik ke posisi kedelapan, penuh percaya diri dan ambisi. Sementara itu, Burnley mencatat 15 laga Liga Premier tanpa kemenangan dan tetap terpuruk di zona degradasi, posisi kedua terbawah.(maq)










