edisiana.com – Manchester United akan bertandang ke Galatasaray untuk pertandingan Liga Champions pada Rabu dinihari, 4 Oktober.
Manajer Erik ten Hag memiliki begitu banyak masalah yang harus diatasi menjelang pertandingan kandang melawan Galatasaray dan Brentford sehingga United harus menang.
Pertama, dia perlu memasukkan Sofyan Amrabat ke lini tengah. Tim Ten Hag terlalu mudah untuk dilawan saat ini. Secara teori, hal itu akan melepaskan Mason Mount ke posisi yang lebih ofensif, meskipun kembalinya Antony ke pelatihan menawarkan opsi lain di sisi kanan.
“Saya tergoda untuk menggunakan Victor Lindelof di bek kanan, Diogo Dalot di kiri, dan Harry Maguire di tengah. Ini tidak sempurna dalam hal apa pun, tetapi sumber daya yang tersedia adalah solusi terbaik. Tanpa energi di lini tengah, United akan terus kesulitan. Amrabat harus menjadi solusinya,” kata Ten Hag seperti dilansir BBC pada Senin ini.
Sejauh ini, Manchester United belum pernah kalah di kandang Galatasaray dalam tiga pertemuan sebelumnya. Yakni seri 3-3 pada Oktober 1993 di kualifikasi Liga Champions, dan menang 4-0 pada Desember 1994 dan 1-0 pada September 2012 di fase grup kompetisi tersebut.
Ten Hag saat ini sedang mempertimbangkan Antony untuk memain sepulang dari kampungnya, Brasil untuk menyelesaikan kasusnya.
“Dia bekerja sama sepenuhnya (dengan polisi), dia keluar dan dia tidak didakwa,” ujar pelatih Setan Merah tersebut.
Ten Hag juga menambahkan, bek asal Argentina Lisandro Martinez masih mengalami cedera dan akan menjalani operasi cedera kakinya.
Pelatih asal Belanda itu berharap skuad bermain maksimal dan sesuai level Liga Champions pada saat melawan Galatasaray. Dan begitu juga dengan VAR.
“Tentu saja [saya percaya mereka], standar harus tinggi, itu adalah bagian dari permainan. Saya yakin mereka melakukan apa yang mereka bisa, mereka sangat profesional dan memberikan yang terbaik. Saya percaya mereka,” tuturnya.(maq)
Peluang Harry Maguire Main sebagai Stater di Liga Champions
