Tragedi Ceuta: Mimpi Mika Muda Maroko Berakhir di Laut, Pesepak Bola 20 Tahun Jadi Korban

Faten Ben Amar El Azizi. Foto: via FB

edisiana.com – Krisis migrasi di perairan Ceuta kembali memakan korban jiwa. Gelombang warga Maroko yang nekat berenang menyeberangi laut demi mencari kehidupan yang lebih baik di Spanyol dilaporkan telah menewaskan antara 50 hingga 100 orang.

Salah satu korban adalah Faten Ben Amar El Azizi, pesepak bola muda berbakat berusia 20 tahun yang memperkuat Maghreb Atlético Tetuán. Kepergiannya menjadi simbol tragis dari krisis kemanusiaan yang terus berlangsung di kawasan tersebut.

Melansir MD menyebutkan Faten dikenal sebagai salah satu talenta menjanjikan di sepak bola Maroko. Namun, impiannya untuk meraih masa depan yang lebih baik berakhir di perairan yang memisahkan Maroko dan wilayah Spanyol di Ceuta.

Tragedi ini kembali menyoroti besarnya risiko yang dihadapi para migran yang memilih jalur laut demi menggapai harapan baru di Eropa.

Di balik angka-angka korban, terdapat kisah individu seperti Faten, seorang atlet muda yang kehilangan nyawanya sebelum sempat mewujudkan potensi besarnya di dunia sepak bola.(maq)

Exit mobile version