Ronaldo Masih Aneh dengan Latihan Sore

Cristiano Ronaldo. Foto: Daylimail

edisiana.com – Cristiano Ronaldo mengatakan sampai sekarang dirinya masih menyesuaikan budaya di Timur Tengah dan menjadi tantangan tersendiri. Seperti latihan sore atau malam hari yang dinilai aneh.

“Kalau di Eropa kami lebih banyak berlatih di pagi hari, tapi di sini kami berlatih di sore hari, atau malam hari. Dan di bulan Ramadhan kami berlatih jam 10 malam – jadi ini sangat aneh,” kata Ronaldo dikutip dari ESPN, Jumat, 2 Juni.

“Tetapi seperti yang saya katakan kepada Anda, situasi ini adalah bagian dari pengalaman, kenangan. Saya suka menjalani momen ini karena Anda belajar dengan hal-hal ini,” imbuhnya.

Menurutnya, mengubah kebiasaan itu baginya masih sesuatu yang sulit. “Pengalaman saya sejauh ini adalah bahwa penggemar Saudi sangat mencintai sepak bola dan suka menjalani kehidupan dan itu bagus dan saya sangat bahagia sampai sekarang,” tutur Ronaldo.



Ronaldo juga mengatakan akan bertahan di AL-Nassr musim depan. Bintang Ballon d’Or lima kali itu yakin Liga Pro Saudi (SPL) menjadi salah satu liga top dunia. Namun perlu ada yang tingkatnya seperti kualitas VAR.

Dengan kehadiran Benzema, Messi, dan pemain terkenal lainnya yang dikaitkan dengan kepindahan ke Arab Saudi, Ronaldo menjelaskan akan mempercepat proses peningkatan liga.

“Jika mereka datang, pemain besar dan nama besar, pemain muda, mereka sangat disambut karena jika itu terjadi, liga akan sedikit membaik,” ucapnya.

Ronaldo telah menyelesaikan musim pertamanya di Al Nassr tanpa trofi karena Al Ittihad memenangkan SPL dan rival lokal Al Hilal mengangkat Piala Raja.(maq)

Exit mobile version