edisiana.com – Arsene Wenger mengungkapkan dia sangat ingin merekrut Martin Odegaard kala masih remaja sebelum dia bergabung dengan Real Madrid.
Kapten The Gunners saat ini dianggap sebagai pemain ajaib setelah ia melakukan debutnya saat berusia 15 tahun untuk Stromsgodset. Yang menarik perhatian klub-klub kelas berat Eropa.
Odegaard kemudian berlatih dengan klub-klub seperti Manchester United, Bayern Munich. Dan Arsenal sebelum membuat keputusan untuk bergabung dengan klub yang paling bisa memupuk bakatnya yang sudah jelas.
Pada akhirnya, pemain Norwegia itu merasa tidak mungkin menahan godaan untuk bergabung dengan Real. Belajar dari idolanya, Zinedine Zidane, yang membuat Wenger frustrasi.
“Kami berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkannya. Saya mendapatkannya di sesi latihan dan saya ingat Steve Morrow membawanya ke pelatihan bersama ayahnya,” terang Wenger seperti dilansir MetroSports pada hari ini.
“Dia mengingatkan saya pada Fabregas, visi bagus, kualitas teknis bagus, mudah bermain dengan pemain profesional di tim utama,” tambahnya.
Saat itu, ia melanjutkan melihat bakat istimewanya. Cuma belum menempah ilmu bola, Odegaard membuat keputusan untuk bergabung dengan raksasa Spanyol.
Tapi akhirnya menjadi bumerang setelah ia diabaikan oleh para manajer yang tidak mau memberinya peluang reguler di tim utama.
Rentetan peminjaman pun terjadi, namun baru pada masa di Real Sociedad ia mulai memenuhi potensinya, sebelum ia bergabung dengan Arsenal pada Januari 2021, awalnya dengan status pinjaman.
Di bawah bimbingan Mikel Arteta, yang menyetujui kepindahan Odegaard ke London utara menjadi permanen. Pemain berusia 25 tahun itu kini telah membangun reputasi sebagai salah satu gelandang kreatif terbaik Liga Premier.
Odegaard menggarisbawahi komitmennya kepada Arsenal tahun lalu dengan meneken kontrak jangka panjang baru yang akan membuatnya bertahan di klub hingga 2027.
“Menandatangani kontrak baru adalah keputusan yang sangat mudah bagi saya karena banyak alasan,” ucapnya.(maq)
