Stadion Anfield Membeku! Leeds Menghentikan Liverpool, Slot Frustrasi di Awal Tahun

Pemain Leeds membuat Hugo Ekitike tak berkutik dalam laga pekan ke-19. Foto: via BBC

edisiana.com – Liverpool harus menelan kekecewaan besar di Anfield. Rentetan kemenangan mereka terhenti oleh Leeds United yang tampil disiplin dan tanpa cela.

Tim asuhan Daniel Farke pulang dengan clean sheet pertama sejak Agustus, sekaligus menghadirkan awal tahun yang pahit bagi pasukan Arne Slot.

Farke memilih jalan pragmatis. Dominic Calvert-Lewin, senjata utama Leeds, dicadangkan demi menjaga kebugarannya. Namun justru formasi lima bek yang menjadi kunci. Leeds menutup semua ruang, meredam agresivitas The Reds, dan memaksa laga berakhir tanpa gol.

Ketegangan memuncak ketika Calvert-Lewin masuk dari bangku cadangan. Mantan striker Everton itu sempat membuat Anfield terdiam dengan gol yang ia kira sebagai penentu kemenangan—gol pertamanya di stadion legendaris itu.

BACA JUGA:  De Bruyne Dilempari Botol Mineral

Sayang, bendera wasit sudah terangkat. Offside. Mimpi buyar.

Hasil imbang ini adalah yang kedua bagi Leeds melawan Liverpool dalam waktu kurang dari sebulan, sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi enam laga. Sebuah pencapaian yang terasa seperti kemenangan.

Sebaliknya, Liverpool-lah yang paling merasakan luka. Tiga poin seharusnya bisa memangkas jarak dengan Aston Villa di posisi ketiga menjadi empat poin. Namun peluang itu lenyap.

BACA JUGA:  Ronaldo Yakin Mbappe Raih Ballon d'Or di Real Madrid

Jeremie Frimpong tampil menjanjikan di sisi kanan, bermain di area yang biasa menjadi kerajaan Mohamed Salah.

Kecepatannya, dikombinasikan dengan potensi Florian Wirtz—rekrutan mahal musim panas—tak cukup untuk membongkar pertahanan Leeds yang rapi dan disiplin. Liverpool menyerang, tapi tumpul.

Satu-satunya penghiburan bagi Slot datang dari lini belakang. Untuk laga ketiga beruntun, Liverpool tak kebobolan dari situasi bola mati—ironisnya setelah Slot memecat pelatih set-piece Aaron Briggs dua hari sebelumnya. Sebuah fakta yang terasa hambar di tengah kegagalan meraih kemenangan.

Slot tak menutupi kekecewaannya. “Berbeda karena terakhir kali kami kebobolan di perpanjangan waktu, tetapi hasil akhirnya sama: imbang. Dan itu mengecewakan,” ujarnya dingin seperti dinukil dari ESPN.

BACA JUGA:  Timnas Prancis Keok, Dihajar Kroasia 2-0

Anfield biasanya menjadi benteng. Kali ini, ia berubah menjadi tembok frustrasi.(maq)