edisiana.com – Manajemen Klub Liverpool mengumumkan laba mere la sebelum pajak sebesar £7,5 juta untuk musim 2021-22.
Lantaran pendapatan keseluruhan klub Liga Premier naik sebesar £107 juta menjadi £594 juta.
Selama musim 2021-22, The Reds bermain di semua 63 pertandingan klub saat mereka memenangkan Piala FA dan Piala Carabao.
Mereka telah mencatat keuntungan untuk pertama kalinya sejak 2018-19, meskipun ada kenaikan biaya administrasi sebesar £69 juta.
Namun, pendapatan hari pertandingan naik £83 juta menjadi £86 juta, karena para suporter kembali setelah pandemi virus corona.
Sementara pendapatan komersial naik £29 juta menjadi £247 juta, klub juga mengatakan biaya operasional tahunan untuk Anfield telah meningkat hampir 40 persen selama lima tahun terakhir.
“Beberapa angka dalam akun terbaru ini terlihat sedikit miring akibat periode pelaporan sebelumnya yang terkena dampak pandemi global,” kata direktur pelaksana Andy Hughes, seperti dilansir BBC pada hari ini.
“Namun, kekuatan yang mendasari posisi keuangan kami tetap kuat dan kami terus mengoperasikan klub yang berkelanjutan, yang merupakan tujuan utama kami dari perspektif keuangan,” tambahnya.
Pemilik Liverpool John Henry menegaskan tidak akan menjual klubnya. Namun dia mempersilahkan bila ada yang mau berinvestasi.(maq)
Penonton Menyumbang Laba Liverpool
